The Blair Witch Project Bakal Kembali Dalam Versi Remake

The Blair Witch Project. (Foto: Catchplay)
Jakarta, MISTAR.ID - Film horor kultus The Blair Witch Project dipastikan akan kembali ke layar lebar dalam versi remake. Pengumuman itu disampaikan Lionsgate melalui media sosial pada Selasa (23/6/2026) malam.
Studio Lionsgate menjadwalkan penayangannya pada 24 September 2027 sebagai upaya memperkenalkan kisah klasik tersebut kepada generasi penonton baru.
Dalam video yang diunggah, tampak sejumlah ranting tergantung di pepohonan, termasuk simbol ikonik yang identik dengan film tersebut.
Hingga kini, detail cerita remake tersebut masih dirahasiakan. Berdasarkan laporan Variety, proyek ini akan disutradarai Dylan Clark yang mengawali kariernya melalui YouTube, sementara naskahnya ditulis Chris Thomas Devlin.
Sebelumnya, Ketua Lionsgate Motion Picture Group, Adam Fogelson, menyebut film tersebut akan menghadirkan pendekatan baru terhadap kisah legendaris yang pertama kali menggemparkan dunia horor pada akhir 1990-an.
"Visi baru" yang akan "memperkenalkan kembali film horor klasik ini untuk generasi baru."
Sejumlah nama yang terlibat dalam film orisinal juga ikut bergabung dalam proyek ini. Kreator awal The Blair Witch Project, yakni Eduardo Sánchez, Daniel Myrick, dan Gregg Hale, akan berperan sebagai produser eksekutif bersama para pemeran film 1999, Joshua Leonard dan Michael C. Williams.
Mereka akan bekerja sama dengan Michael Clear, Judson Scott, serta Steven Schneider. Sementara itu, pendiri Blumhouse-Atomic Monster, Jason Blum dan James Wan, dipercaya menjadi produser bersama Roy Lee, Adam Hendricks, dan Greg Gilreath.
Saat dirilis pada 1999, The Blair Witch Project menjelma menjadi salah satu film independen tersukses sepanjang sejarah perfilman. Dengan modal produksi sekitar US$750 ribu, film tersebut mampu meraup pendapatan hampir US$250 juta di box office global.
Film itu dikenal luas karena mempopulerkan gaya found footage, yang mengisahkan tiga mahasiswa pembuat film yang hilang ketika mendokumentasikan legenda penyihir Blair.
Kesuksesan tersebut sempat melahirkan sekuel berjudul Book of Shadows: Blair Witch 2 pada 2000. Namun, film itu gagal menyamai pencapaian pendahulunya setelah hanya mengumpulkan pendapatan sekitar US$47,7 juta dari anggaran produksi US$15 juta dan menerima banyak ulasan negatif.
Waralaba tersebut kembali berlanjut lewat Blair Witch yang dirilis pada 2016 di bawah arahan sutradara Adam Wingard. Meski memperoleh pemasukan sekitar US$45 juta dari biaya produksi US$5 juta, film itu juga menuai beragam kritik dari para pengulas. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Sinopsis Jangan Buang Ibu: Drama Keluarga Mengharukan yang Siap Bikin Penonton Menangis





















