Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Ariana Grande Menangis di Konser Terakhir Sebelum Hiatus

Mistar.idRabu, 2 September 2026 pukul 18.15 WIB
ariana_grande_menangis_di_konser_terakhir_sebelum_hiatus

Ariana Grande tak kuasa menahan tangis saat menyelesaikan konser terakhir tur Eternal Sunshine di O2 Arena, London, Selasa (1/9/2026), menjelang hiatus atau jeda kariernya. (foto: Katybaehm/TikTok via Daily Mail)

news_banner

MISTAR.ID, London - Ariana Grande tak kuasa menahan tangis saat menutup konser terakhir tur Eternal Sunshine di O2 Arena, London, Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat. Penampilan tersebut menjadi momen perpisahan sementara Ariana dengan dunia hiburan sebelum menjalani hiatus atau jeda karier.

Penyanyi berusia 33 tahun itu telah menjalani tur selama tiga bulan di sejumlah negara. Di hadapan penggemarnya, Ariana mengaku perjalanan tersebut menjadi salah satu pengalaman paling berkesan dalam hidupnya.

“Ini merupakan salah satu pengalaman paling indah dan luar biasa dalam hidup saya. Saya hanya ingin menyampaikan rasa terima kasih tanpa menangis,” ujar Ariana dari atas panggung.

“Terima kasih dari lubuk hati saya. Ini sangat istimewa dan saya akan selalu mengenang pengalaman ini. Saya memiliki penggemar terbaik di dunia,” lanjutnya.

Emosi Ariana semakin memuncak ketika membawakan lagu One Last Time. Ia bahkan meminta para penonton ikut bernyanyi karena kesulitan melanjutkan lagu sambil menahan tangis.

Pada konser terakhir tersebut, Ariana juga tidak mengenakan sepatu hak tinggi yang menjadi ciri khasnya. Ia memilih memakai Ugg karena masih menjalani pemulihan akibat luka cukup dalam pada kakinya.

Melalui Instagram, Ariana sebelumnya menjelaskan cedera tersebut bukan keseleo atau masalah otot.

“Ini hanya luka yang cukup dalam. Jadi ketika kalian melihat saya tanpa sepatu hak tinggi atau sedikit kesulitan bertumpu pada kaki itu, itulah alasannya,” tulis Ariana.

Sudah Direncanakan Lama

Ariana sebelumnya menegaskan keputusan mengambil hiatus dari karier bukan tindakan mendadak maupun akibat tekanan negatif yang diterimanya.

Menurutnya, rencana jeda tersebut telah dipikirkan sejak lama.

“Pengumuman itu bukan sesuatu yang reaktif atau impulsif. Ini adalah keputusan yang diam-diam sudah saya rencanakan sejak lama dan dibuat dengan penuh pertimbangan,” katanya.

Ariana juga membantah anggapan bahwa komentar negatif menjadi penyebab dirinya mundur sementara dari sorotan publik.

“Manusia terkadang memang membutuhkan istirahat. Dan pada saat yang sama, ini akan tetap menjadi pengalaman terbesar dalam kehidupan profesional dan kreatif saya,” ujarnya.

Ia menyebut tur Eternal Sunshine sebagai salah satu pengalaman paling menyembuhkan dan istimewa sepanjang hidupnya.

Keputusan hiatus tersebut juga berdampak pada proyek Ariana berikutnya. Ia batal membintangi musikal Sunday in the Park with George yang dijadwalkan digelar di Barbican Centre, London, pada musim panas 2027.

Ariana semula akan kembali tampil bersama lawan mainnya di Wicked, Jonathan Bailey.

Namun setelah Ariana mundur, Bailey juga memutuskan meninggalkan produksi tersebut.

“Ari adalah salah satu sahabat terdekat saya dan dukungan saya kepadanya tidak akan pernah berubah,” tulis Bailey melalui Instagram.

Bailey mengatakan keputusan mundur diambil setelah melalui pertimbangan matang. Ia tetap berharap produksi musikal tersebut berjalan sukses bersama pemeran baru.

“Saya mendoakan yang terbaik bagi seluruh pemain dan kru. Saya akan terus mendukung mereka saat produksi ini berlanjut,” katanya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN