Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Tekanan Bayangi Pasar Komoditas Global, Emas Antam Naik ke Rp2.673.000 per Gram

Mistar.idSelasa, 23 Juni 2026 pukul 10.37 WIB
tekanan_bayangi_pasar_komoditas_global_emas_antam_naik_ke_rp2673000_per_gram

Petugas menunjukkan cetakan emas batangan Logam Mulia bersertifikat resmi di salah satu gerai Pegadaian. (foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali mencatatkan tren positif pada perdagangan awal pekan. Meski tipis, grafik pergerakan harga emas domestik ini sukses berbalik arah ke zona hijau setelah sempat tertahan pada perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (23/6/2026), harga emas Antam secara resmi dibanderol di level Rp2.673.000 per gram. Komoditas pelindung kekayaan (safe haven) ini terangkat naik sebesar Rp5.000 dari posisi penutupan kemarin.

Lompatan yang lebih tinggi justru terjadi pada harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam. Harga acuan bagi konsumen yang ingin menjual kembali emasnya tersebut kini bertengger di angka Rp2.408.000 per gram, atau terkerek naik Rp7.000 dibandingkan harga pada hari sebelumnya.

Meski harga emas batangan di gerai domestik mencatatkan kenaikan imbas penyesuaian pasar lokal, Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, menilai penguatan ini cenderung terbatas akibat tekanan yang sedang membayangi pasar komoditas global.

Berdasarkan pantauan bursa komoditas internasional pada sesi perdagangan pagi, harga emas dunia dilaporkan bergerak melemah hingga menyentuh level 4.160 Dolar AS per ons troy, atau setara dengan kisaran Rp2,4 juta per gram.

"Melandainya harga emas dunia saat ini dipicu oleh tensi geopolitik di Timur Tengah khususnya dinamika di Selat Hormuz yang mulai berangsur mereda dan menunjukkan tanda-tanda kondusif. Saat tensi geopolitik mereda, tingkat kepanikan pasar berkurang, sehingga fokus investasi para pelaku pasar global mulai teralihkan dari aset safe haven (seperti emas) menuju instrumen surat berharga yang menawarkan imbal hasil lebih menarik," ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Selain faktor pergeseran portofolio global, pergerakan instrumen keuangan domestik juga ikut menyedot perhatian pasar. Tekanan pada nilai tukar Rupiah disinyalir masih menjadi salah satu komponen yang menjaga harga emas lokal tetap bertahan di level tinggi karena dibeli menggunakan Dolar AS.

Gunawan memproyeksikan, sepanjang sesi perdagangan hari ini mata uang Rupiah masih akan bergerak dinamis dan berpeluang ditransaksikan dalam rentang volatile antara Rp17.800 hingga Rp17.890 per Dolar AS.

"Kombinasi meredanya konflik geopolitik dengan masih kuatnya indeks Dolar AS membuat pergerakan aset keuangan nasional menjadi sangat dinamis. Pembeli emas batangan domestik disarankan tetap cermat memantau titik buyback untuk mengoptimalkan momentum portofolio mereka," ucap Gunawan.

Berikut rincian harga emas Antam pada perdagangan, Selasa (23/6/2026).

• 0,5 gram: Rp 1.384.000

• 1 gram: Rp 2.668.000

• 2 gram: Rp 5.276.000

• 3 gram: Rp 7.889.000

• 5 gram: Rp 13.115.000

• 10 gram: Rp 26.175.000

• 25 gram: Rp 65.312.000

• 50 gram: Rp 130.545.000

• 100 gram: Rp 261.012.000

• 250 gram: Rp 652.265.000

• 500 gram: Rp 1.304.320.000

• 1.000 gram (1 kg): Rp 2.608.600.000.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN