Stasiun Perlanaan Simalungun Catat 55.077 Penumpang, Perkuat Jalur Logistik Industri Sumut

Stasiun Perlanaan di Kabupaten Simalungun. (Foto: PT KAI Divre I Sumut)
Medan, MISTAR.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) mencatat lonjakan volume penumpang di Stasiun Perlanaan di Kabupaten Simalungun yang mencapai 55.077 pelanggan pada Semester I 2026.
Angka ini tumbuh 9 persen secara tahunan dan beriringan dengan kuatnya posisi stasiun sebagai urat nadi distribusi logistik industri di Sumut.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan Stasiun Perlanaan bukan hanya titik perhentian masyarakat. Tapi juga menjadi simpul pengatur mobilitas angkutan barang yang strategis.
"Stasiun Perlanaan ini di posisi yang menghubungkan angkutan penumpang dan logistik industri. Melalui KA Putri Deli dan KA Sribilah Utama, masyarakat dimudahkan dalam aktivitas harian. Pada angkutan barang, stasiun ini merupakan pusat logistik komoditas utama daerah," kata Anwar, Minggu (2/8/2026).
Stasiun yang letaknya di Desa Perlanaan, Kecamatan Bandar ini memiliki akses langsung menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.
Stasiun ini merupakan titik awal armada KA Petikemas yang mengangkut komoditas industri menuju dua pelabuhan internasional, yaitu Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung. Bukan cuma petikemas, Stasiun Perlanaan juga berperan dalam rantai pasok minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).
Beberapa peran logistik krusial, yaitu titik muat CPO yang terhubung langsung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Gunung Bayu untuk memuat CPO sebelum dikirim ke pelabuhan.
Kemudian, menjadi pemasok bahan baku yang melayani pengangkutan CPO dari berbagai PKS menuju KEK Sei Mangkei untuk pemenuhan kebutuhan bahan baku produksi para tenant (penyewa) di kawasan tersebut.
"Dari layanan komoditas petikemas dan CPO ini, Stasiun Perlanaan menjadi penghubung potensi industri daerah di Simalungun ke pasar global dan pelabuhan internasional," ucap Anwar.
Di sektor layanan angkutan penumpang, Stasiun Perlanaan terus mengalami pertumbuhan yang positif pada paruh pertama dalam tiga tahun terakhir.
Stasiun Perlanaan pada periode Semester I 2025, jumlah pelanggan naik 19 persen menjadi 50.645 dari 42.665 pelanggan di periode yang sama tahun 2024. Sementara itu, periode I 2026, mengalami kenaikan 9 persen dari sebelumnya menjadi 55.077 pelanggan.
Antusias mobilitas yang tinggi tersebut muncul karena hadirnya dua layanan kereta andalan KAI, yaitu KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai PP dan KA Sribilah Utama relasi Medan–Rantauprapat PP.
Layanan itu sangat memfasilitasi kebutuhan pekerja KEK Sei Mangkei dan masyarakat Simalungun bagian timur untuk menjangkau pusat pertumbuhan ekonomi. Stasiun Perlanaan memberikan kemudahan konektivitas untuk menuju Kota Medan hingga Bandara Internasional Kualanamu.
"KAI Divre I Sumut akan terus meningkatkan pelayanan di Stasiun Perlanaan agar perannya semakin optimal. Kami berharap, stasiun ini bisa terus memperkuat daya saing industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumut," ujar Anwar.
BERITA TERPOPULER

Pria yang Disebut Terlibat Pungli di Tol Dolok Merawan Bantah Tuduhan, Mengaku Kecewa Dipublikasikan





BERITA TERPOPULER

Pria yang Disebut Terlibat Pungli di Tol Dolok Merawan Bantah Tuduhan, Mengaku Kecewa Dipublikasikan



















