Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Sumut hingga April 2026, Antrean SPBU Diantisipasi

Pertamina Patra Niaga Sumbagut laksanakan konferensi pers Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026. (Foto: amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat tetap terjaga selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026. Dengan ketahanan stok yang diprediksi aman hingga akhir April, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebih.
Executive General Manager Regional Sumbagut, Sunardi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan proyeksi terkait jadwal kedatangan kapal tanker dan estimasi peningkatan konsumsi masyarakat.
Berdasarkan data operasional, Pertamina mencatat posisi ketahanan stok yang memadai di depo-depo pengisian. Hal ini didukung oleh sistem distribusi yang telah disiapkan secara maksimal.
Durasi ketahanan stok dipastikan aman hingga 23 April 2026 berdasarkan coverage days rata-rata. Sementara itu, realisasi penyaluran mengalami kenaikan sekitar 11 persen pada periode H-14 hingga H-15 Lebaran. Pertamina juga memperkuat jumlah mobil tangki dan awak mobil tangki (AMT) untuk memastikan distribusi BBM ke SPBU tetap lancar.
“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa stok BBM aman. Jadwal kapal yang masuk ke depo sudah teratur hingga 23 April nanti. Fokus utama kami adalah memastikan stok di SPBU tidak terputus meskipun terjadi peningkatan permintaan,” kata Sunardi dalam konferensi pers di Pertamina MOR I Office, Jalan Yos Sudarso, Selasa (17/3/2026).
Menanggapi potensi antrean panjang di SPBU, Sunardi menegaskan bahwa Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) dan aparat penegak hukum (APH). Koordinasi dilakukan mulai dari tingkat gubernur hingga wali kota/bupati di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.
“Strategi penanganan antrean meliputi pengerahan petugas tambahan. SPBU yang padat diinstruksikan menyediakan petugas khusus untuk mengatur antrean,” ujarnya.
Selain itu, Pertamina juga menggandeng kepolisian untuk menjaga ketertiban di area SPBU serta mendorong komunikasi publik melalui pemerintah daerah guna meredam potensi panic buying.
Dalam masa Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina menyiagakan 296 SPBU yang beroperasi 24 jam, 35 unit mobil tangki sebagai cadangan suplai BBM, 946 agen siaga, serta 34.142 outlet siaga. Selain itu, terdapat 14 titik layanan BBM dan kios Pertamina siaga di lokasi tanpa SPBU, jalur padat, dan kawasan wisata.
“Untuk wilayah Sumatera Utara, daerah yang menjadi perhatian antara lain Kepulauan Nias sebagai wilayah terpencil, serta kawasan wisata seperti Danau Toba, Simalungun, dan Berastagi,” jelasnya.
Adapun daerah rawan bencana yang menjadi perhatian meliputi Gunung Sinabung, jalur Medan–Berastagi, Nias, Sibolga, Tapanuli, Padang Lawas, dan Gunungsitoli. Sementara jalur lintas utama yang menjadi fokus adalah Medan–Berastagi (termasuk akses ke Danau Toba via Parapat) dan Medan–Rantauprapat.
Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan melalui Serambi MyPertamina, dengan total 11 unit yang terdiri dari dua unit di rest area, tujuh unit mini di jalur non-tol atau kawasan wisata, serta dua unit mini di bandara.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan tambahan berupa 37 unit layanan motoris Pertamina Delivery Service (PDS) BBM, 309 outlet PDS LPG, 11 unit ambulans di lokasi Serambi MyPertamina, serta layanan porter gratis di area bandara.






















