BI Jaga Stabilitas Rupiah 24 Jam Selama Libur Lebaran 2026

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Jakarta, MISTAR.ID
Bank Indonesia memastikan akan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah selama 24 jam penuh sepanjang libur Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap meningkatnya gejolak pasar global akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Deputi Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan meskipun pasar keuangan domestik tutup selama libur Lebaran, perdagangan rupiah di pasar luar negeri tetap berlangsung dan dapat memengaruhi kondisi ekonomi nasional.
Karena itu, BI akan terus memantau pergerakan rupiah terhadap dolar AS melalui mekanisme Non-Deliverable Forward (NDF).
“Memang pasar domestik tutup, tapi pasar di luar tidak. Kami terus berjaga-jaga 24 jam memantau pergerakan rupiah terhadap dolar melalui pasar NDF,” ujar Destry dalam konferensi pers daring usai Rapat Dewan Gubernur BI, Selasa (17/3/2023).
Ia menekankan, kewaspadaan terhadap pergerakan kurs menjadi penting di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Konflik di Timur Tengah turut memicu aliran modal asing keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.
Pada Maret 2026, investasi portofolio Indonesia tercatat mengalami net outflows sebesar 1,1 miliar dolar AS, berbalik dari net inflows sebesar 1,6 miliar dolar AS pada periode Januari-Februari 2026.
Menurut Destry, meningkatnya premi risiko akibat ketidakpastian global membuat mata uang negara berkembang tertekan.
“Dengan risk premium yang meningkat karena ketidakpastian global yang tinggi, maka mata uang emerging market mengalami tekanan,” jelasnya.
Data BI menunjukkan nilai tukar rupiah pada 16 Maret 2026 berada di level Rp16.985 per dolar AS atau melemah 1,29 persen dibandingkan akhir Februari 2026.
Pelemahan tersebut sejalan dengan tren di kawasan, di mana mata uang India melemah 1,52 persen, Filipina 3,71 persen, dan Thailand 4,47 persen.
“Artinya, kawasan ini menghadapi tekanan yang sama,” kata Destry.
Sementara itu, pada perdagangan Rabu (17/3/2026) sore, nilai tukar rupiah berada di level Rp16.997 per dolar AS atau relatif stagnan dibandingkan perdagangan sebelumnya. (hm25)





















