KA Siantar Ekspres Jadi Primadona Libur Iduladha 2026, Okupansi Tembus 115 Persen

Kereta Api Siantar Ekspres. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Antusiasme masyarakat Sumatera Utara untuk menikmati libur panjang Iduladha 1447 Hijriah menggunakan transportasi kereta api meningkat tajam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat, Kereta Api (KA) Siantar Ekspres menjadi primadona dengan tingkat okupansi mencapai 115 persen selama periode 27 hingga 31 Mei 2026.
Selama lima hari masa libur panjang tersebut, kereta api relasi Medan–Siantar ini melayani 7.291 pelanggan. Angka itu melampaui total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI, yakni sebanyak 6.360 kursi.
Manager Hubungan Masyarakat KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang tersebut menegaskan posisi KA Siantar Ekspres sebagai moda transportasi publik favorit masyarakat.
“KA Siantar Ekspres banyak dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan menuju Kota Pematangsiantar serta akses lanjutan ke kawasan wisata Parapat dan Danau Toba selama periode libur Iduladha,” ujar Anwar kepada Mistar.id, Kamis (28/5/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan liburan, KAI Divre I Sumut telah memaksimalkan operasional dengan menyediakan kapasitas 1.272 tempat duduk per hari atau total 6.360 kursi selama periode long weekend. Namun, tingginya permintaan membuat tingkat keterisian kursi melebihi kapasitas normal melalui penjualan tiket tanpa tempat duduk sesuai regulasi yang berlaku.
Tingginya mobilitas masyarakat juga tercermin dari kepadatan aktivitas di stasiun tujuan.
Berdasarkan data operasional resmi KAI, jumlah pelanggan naik atau keberangkatan tercatat sebanyak 2.649 orang, sedangkan pelanggan turun atau kedatangan mencapai 2.728 orang.
Tingginya arus kedatangan dan keberangkatan di Stasiun Siantar menunjukkan mobilitas masyarakat dari dan menuju Kota Pematangsiantar tetap menjadi salah satu penggerak utama ekonomi dan pariwisata di Sumatera Utara saat hari besar keagamaan.
Selain faktor kenyamanan dan ketepatan waktu yang bebas macet, Anwar menyebut masyarakat tetap memilih moda transportasi ini karena tarif tiket tidak mengalami kenaikan selama masa peak season atau musim padat penumpang.
“KAI tidak melakukan kenaikan tarif pada layanan KA Siantar Ekspres selama periode long weekend Iduladha. Sehingga masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan dengan tarif yang terjangkau, aman, dan nyaman,” tuturnya.
Melalui konsistensi tarif normal tersebut, KA Siantar Ekspres menjadi solusi transportasi massal yang ekonomis dan aman bagi masyarakat yang ingin merayakan Iduladha maupun berlibur ke Danau Toba tanpa harus terjebak kemacetan jalan raya.
























