Harga Tomat di Medan Utara Melonjak hingga Rp25 Ribu per Kilogram

Pedagang sayur mayur saat menjajakan dagangannya. (foto: kamaluddin/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Masyarakat mengeluhkan melonjaknya harga tomat di sejumlah pasar tradisional kawasan Medan Utara yang kini mencapai Rp25 ribu per kilogram. Pantauan Mistar Minggu (24/5/2026), di Pasar 5 Kecamatan Medan Marelan, harga tomat mengalami kenaikan cukup signifikan dalam hampir dua pekan terakhir.
Salah seorang pedagang sayur, Br Perangin-angin, mengatakan harga sayuran dari kawasan Tanah Karo secara umum masih relatif stabil. Namun, harga tomat mengalami kenaikan paling tinggi dibandingkan komoditas lainnya.
“Selama saya berjualan sayur mayur, baru kali ini harga tomat mencapai Rp25 ribu per kilogram. Sebelumnya hanya sekitar Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per kilogram,” ujarnya.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga tersebut. Namun, menurutnya pasokan tomat dari daerah penghasil mulai berkurang dibanding biasanya.
“Pasokannya memang agak sedikit. Bahkan pemasok juga mencampurkan tomat yang masih hijau dengan yang sudah merah karena ingin cepat dipanen mumpung harga sedang tinggi,” kata ibu tiga anak tersebut.
Sementara itu, harga komoditas sayuran lainnya seperti cabai, wortel, kentang, kol, dan sejumlah sayuran gunung lainnya masih relatif stabil.
Menjelang Hari Raya Iduladha, para pedagang juga mulai menambah stok beberapa jenis sayuran seperti kentang, kol, dan wortel karena diperkirakan permintaan meningkat.
“Biasanya menjelang Lebaran Haji permintaan sayuran untuk bahan membuat sop meningkat setelah warga mendapatkan daging kurban,” ucapnya.
Sementara itu, di sejumlah pasar tradisional kawasan Belawan, harga tomat dan sayuran terpantau tidak jauh berbeda dengan di Pasar 5 Marelan. Sedangkan harga ayam potong masih relatif stabil, berkisar Rp31 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram.
PREVIOUS ARTICLE
UMKM di Medan Rugi Jutaan Rupiah Akibat Pemadaman Listrik Massal























