Thursday, June 25, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Antam Mandek-Buyback Ikut Anjlok, Investor di Medan Mulai Was-was

Mistar.idKamis, 25 Juni 2026 pukul 11.24 WIB
harga_antam_mandekbuyback_ikut_anjlok_investor_di_medan_mulai_waswas

Petugas Pegadaian melayani pembeli saat akan membeli Antam. (foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Harga emas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan Kamis (25/6/2026), berada di level Rp2.655.000 per gram, atau tak bergerak dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sejak kenaikan harga emas pada Januari 2026 yang mencapai Rp3 juta per gram, perdagangan hari ini merupakan yang terendah.

Harga yang tetap di Rp2.655.000 per gram ini, memutus penguatan tipis pada perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Selasa (23/6/2026), Antam menguat Rp5.000 menjadi Rp2.673.000 per gram.

Meski harga jual berada di level stabil, namun pembelian kembali (buyback) Antam melemah Rp52.000 menjadi Rp2.320.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Harga emas yang terus-menurus menunjukkan grafik merah, membuat beberapa investor emas merasa khawatir pada investasi safe haven ini. Salah seorang investor, Matius Gea, mengaku investasi yang dilakukannya merugi hingga Rp2 juta sejak pembelian terakhirnya.

"Kalau dihitung-hitung, sudah hampir Rp2 juta saya ruginya. Pembelian terakhir masih di Rp2,8 juta, tapi sekarang sudah Rp2,6 menurut saya ini sudah sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

Meski kerugian investasi tahun 2026 mencapai Rp2 juta, pada pembelian yang dilakukan akhir 2025 ia mengaku masih mendapatkan untung karena saat itu harga beli masih Rp2,3 juta per gram.

"Masih ada untungnya dari pembelian tahun lalu, tapi tetap saja investasi yang katanya safe haven ini sudah memakan modal saya hampir Rp2 juta per gramnya. Bayangkan investasi puluhan gram, berapa ruginya," ucapnya.

Matius juga mengatakan, akan tetap mempertahankan investasinya meski merasa merugi. Menurutnya, jika dijual sekarang sama saja akan terasa rugi dan modalnya juga berkurang, mengingat buyback juga mengalami anjlok yang cukup banyak.

Investor lainnya, Lia, mengaku mulai merasa terguncang dengan melemahnya harga emas. Lia merupakan investor emas digital yang pembeliannya selalu menggunakan metode cicil.

"Cara saya investasi emas, kalau ada uang Rp100.000 saya belikan emas digital. Seperti dicicil begitu, tidak terasa sudah lumayan. Sekarang sudah 25 gram, tapi karena harga terus anjlok saya bingung lanjut atau saya keep dulu. Karena satu sisi murah, satu sisi rugi," ujarnya.

Lia juga sependapat dengan Matius, yakni tidak dulu menyerah pada investasi tersebut. Menurutnya, akan ada kemungkinan harga emas kembali naik seperti sebelumnya.

"Dilema ada, misalnya harga emas terus naik tapi pendapatan tetap, itu juga menjadi pertimbangan. Harapannya, kenaikan harga emas juga dibarengi dengan gaji yang ikut naik. Mungkin itu harapan saya, tapi kalau bisa terwujud sangat bersyukur," tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN