Dolar AS Melemah, Rupiah Masih Bertahan di Kisaran Rp16.900

Ilustrasi nilai tukar rupiah. (foto: Antara/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini. Meski turun, posisi dolar masih bertahan di kisaran Rp16.900.
Berdasarkan data Bloomberg, Kamis (22/1/2026) pukul 09.15 WIB, dolar AS berada di level Rp16.904, turun 32 poin atau 0,19%. Sebelumnya, dolar dibuka di posisi Rp16.929.
Pelemahan dolar AS juga terjadi terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Dolar AS turun 0,53% terhadap dolar Australia dan melemah 0,05% terhadap euro. Terhadap dolar Singapura, dolar AS tercatat turun 0,06%, serta melemah 0,04% terhadap yuan China.
Namun, dolar AS masih menguat 0,06% terhadap yen Jepang dan naik 0,26% terhadap baht Thailand. Sementara itu, terhadap ringgit Malaysia, dolar AS melemah tipis 0,02%.

Ilustrasi IHSG. (foto: istimewa/mistar)
IHSG di Atas Level 9.000
Seiring pergerakan nilai tukar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan pagi ini dan kembali bertahan di level 9.000-an.
Mengacu pada data RTI, IHSG pada pukul 09.10 WIB berada di posisi 9.055,84, naik 45,51 poin atau 0,51%. IHSG sempat bergerak di kisaran 9.016,12 hingga 9.063,44, dengan level pembukaan di 9.052,16.
Volume transaksi tercatat mencapai 6,85 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp3,64 triliun dan frekuensi 404.481 kali. Sebanyak 356 saham menguat, 181 saham melemah, dan 156 saham stagnan.
Sementara itu, bursa saham Asia juga bergerak positif. Nikkei Jepang melonjak 1,70%, Hang Seng Hong Kong naik 0,16%, dan Shanghai Composite Index menguat 0,34%.



















