Thursday, September 3, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Lama Terbengkalai, PD PHJ Akan Manfaatkan Gedung Rajawali sebagai Offtaker

Mistar.idKamis, 3 September 2026 pukul 20.42 WIB
lama_terbengkalai_pd_phj_akan_manfaatkan_gedung_rajawali_sebagai_offtaker

Bangunan Pasar Rakyat Balairung Rajawali seperti monumen mati. (Foto:Abdi/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (3/9/2026) - Pasar Rakyat Balairung Rajawali di Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp4 miliar, hingga kini belum beroperasi meski telah diresmikan sejak Februari 2020.

Sebelum bangunan terbengkalai, dulunya juga pedagang sempat memanfaatkan Balairung Rajawali untuk berjualan, namun saat ini mereka tidak lagi berjualan karena alasan pembeli sepi. Lokasi itu sempat dimanfaatkan oleh pedagang pakaian bekas dan penjual sayur, bawang, dan cabai.

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ), Bolmen Silalahi, mengatakan bahwa pedagang tidak mau berjualan di Balairung Rajawali. Bahkan, pedagang sudah sempat membuat dinding kios-kios mereka.

"Masalah balairung, pedagang tidak ada yang mau. Dulu sudah pernah ada pedagang berjualan di lokasi itu, tapi mereka enggak mau lagi, sepi kata mereka," ujar Bolmen Silalahi, Kamis (3/9/2026).

Menyangkut gedung yang terbengkalai, PD PHJ memiliki wacana untuk memanfaatkan gedung tersebut sebagai lokasi offtaker. Nantinya, offtaker ini akan menyediakan bahan sembako yang langka di pasaran.

"Tapi ada rencana kita untuk memanfaatkan itu untuk offtaker. Gedung itu akan kita pakai, tapi itu masih rencana. Minggu depan akan kita matangkan lagi lah," ujar Bolmen.

Lanjutnya lagi, dengan adanya offtaker ini, bahan pokok penting nantinya dapat didistribusikan kepada masyarakat melalui para pedagang dengan harga yang sesuai dengan Harga Acuan Pemerintah (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

Langkah tersebut diharapkan membantu memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus menjaga harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN