Monday, June 22, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Bulog Sumut Bantah Minyakita Langka, Stok 4,6 Juta Liter Siap Diguyur ke Pasar Tradisional

Mistar.idSenin, 4 Mei 2026 pukul 14.01 WIB
bulog_sumut_bantah_minyakita_langka_stok_46_juta_liter_siap_diguyur_ke_pasar_tradisional

Pinwil Bulog Sumut, Budi Cahyanto, saat memberikan keterangan terkait stok Minyakita di Medan. (Foto: Amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pemimpin Wilayah (Pinwil) Bulog Sumatera Utara (Sumut), Budi Cahyanto, membantah isu kelangkaan Minyakita yang belakangan beredar di tengah masyarakat. Ia menegaskan saat ini Bulog memiliki stok yang sangat melimpah, yakni mencapai 4,6 juta liter, dan distribusi terus berjalan secara intensif.

Budi menjelaskan fokus utama Bulog saat ini adalah memastikan hak masyarakat melalui program bantuan pangan serta menjaga ketersediaan di pasar-pasar tradisional sesuai regulasi yang berlaku.

Meskipun ada dinamika di lapangan, Budi meyakinkan masyarakat bahwa ketersediaan Minyakita di pasar akan segera stabil dalam waktu dekat.

"Enggak, sebenarnya Minyakita itu enggak langka. Bulog hari ini punya stok yang cukup banyak, 4,6 juta liter. Untuk bantuan pangan terus jalan tanpa kendala. Sedangkan untuk stok komersial, kami masih punya sekitar 400.000 liter yang diprioritaskan untuk mengisi pasar-pasar tradisional," kata Budi, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan Bulog tengah mengupayakan penambahan pasokan agar distribusi di pasar tradisional kembali normal.

"Saya yakin dalam satu atau dua minggu ini pasokan akan kembali normal. Masyarakat tidak perlu khawatir, silakan membeli secukupnya, jangan memborong (panic buying)," ujarnya.

Selain distribusi komersial, Bulog Sumut juga sedang menggenjot penyaluran bantuan pangan gratis. Budi memaparkan bahwa program ini memberikan dampak signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan minyak goreng bagi keluarga kurang mampu di Sumut.

"Dari bantuan pangan saja, sekitar 1,5 juta keluarga sudah terpenuhi kebutuhan Minyakitanya. Jika dikali empat anggota keluarga, berarti ada sekitar 6 juta orang yang sudah tercover secara gratis. Ini tinggal ditunggu di masing-masing kelurahan karena penyaluran terus berjalan sampai akhir Mei ini," kata Budi.

Bulog menargetkan penyaluran antara 2 hingga 3,5 juta liter per bulan. Budi menekankan bahwa tidak ada titik fokus tertentu dalam penyaluran, melainkan dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Sumatera Utara.

"Penyaluran bantuan pangan ini menyeluruh di seluruh kabupaten dan kota. Kami berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah daerah. Mana yang siap salur, langsung kami kirimkan," ucapnya.

Hingga akhir Mei 2026, Bulog optimis distribusi Minyakita baik jalur bantuan sosial maupun jalur komersial di pasar tradisional akan mampu menekan potensi gejolak harga di tingkat konsumen.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN