Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Tingkah Laku Kucing yang Tampaknya Menggemaskan Tapi Sedang Stres, Berikut Tandanya

Mistar.idSabtu, 18 Juli 2026 pukul 05.00 WIB
tingkah_laku_kucing_yang_tampaknya_menggemaskan_tapi_sedang_stres_berikut_tandanya

Ilustrasi. (Foto: Antara Foto/Angga Palguna)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Tidak semua tingkah laku kucing yang terlihat menggemaskan menandakan hewan peliharaan itu sedang merasa nyaman. Beberapa perilaku justru bisa menjadi tanda kucing mengalami stres dan membutuhkan perhatian dari pemiliknya.

Kucing merupakan hewan yang sensitif terhadap perubahan lingkungan. Perubahan rutinitas, kehadiran orang atau hewan baru, hingga suasana rumah yang berbeda dapat memicu stres. Kondisi ini umumnya ditunjukkan melalui perubahan perilaku, nafsu makan, kebiasaan merawat diri (grooming), hingga pola buang air.

1. Kucing Lebih Cerewet

Salah satu tanda yang kerap tidak disadari pemilik adalah kucing menjadi lebih cerewet. Mengutip PetMD, kucing yang stres cenderung lebih sering mengeong, melolong, mendesis, atau menggeram.

Mengeong dan melolong bisa menjadi cara kucing mencari perhatian atau meminta pertolongan, sedangkan desisan dan geraman merupakan respons saat merasa terancam.

2. Grooming Berlebihan

Tanda lainnya adalah grooming secara berlebihan. Menjilati tubuh memang merupakan perilaku normal pada kucing, tetapi jika dilakukan terlalu sering, hal itu bisa menjadi mekanisme untuk menenangkan diri saat menghadapi tekanan.

Kebiasaan tersebut bahkan dapat menyebabkan iritasi pada kulit jika berlangsung terus-menerus.

3.Purring

Selain itu, suara dengkuran atau purring tidak selalu berarti kucing sedang bahagia. Dokter hewan Cassidy Alvarez, seperti dikutip dari Huffington Post, menjelaskan bahwa purring juga dapat menjadi cara kucing menenangkan diri ketika mengalami stres atau rasa sakit.

Menurut Alvarez, getaran frekuensi rendah yang dihasilkan saat purring diduga memiliki manfaat fisiologis, seperti membantu penyembuhan jaringan dan mengurangi rasa nyeri.

Untuk membedakan purring karena rileks atau stres, pemilik perlu memperhatikan kondisi tubuh kucing secara keseluruhan. Kucing yang mengalami stres biasanya juga menunjukkan tanda lain seperti lebih sering bersembunyi, kehilangan nafsu makan, bernapas lebih cepat, atau duduk dengan posisi membungkuk.

Karena kucing dikenal pandai menyembunyikan rasa sakit maupun penyakit, pemilik disarankan memperhatikan perubahan perilaku sekecil apa pun agar stres atau gangguan kesehatan dapat ditangani lebih dini. (hm25/kompas.com)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN