Jangan Hanya Rawat Wajah, Tangan Juga Bisa Menua Lebih Cepat

Ilustrasi. Kulit tangan ternyata bisa menunjukkan tanda penuaan lebih cepat daripada wajah, sehingga membutuhkan perawatan khusus yang sering diabaikan banyak orang. (Foto: Freepik)
Medan, MISTAR.ID
Banyak orang rutin menggunakan berbagai produk perawatan untuk menjaga kesehatan dan penampilan kulit wajah. Namun tanpa disadari, tangan justru menjadi bagian tubuh yang sering kali lebih cepat menunjukkan tanda-tanda penuaan.
Paparan sinar matahari, polusi, hingga kebiasaan mencuci tangan berulang kali membuat kulit tangan lebih rentan mengalami perubahan dibandingkan area tubuh lainnya. Tak heran, seseorang bisa memiliki wajah yang tampak segar dan terawat, tetapi tangan memperlihatkan bercak gelap, kerutan, hingga pembuluh darah yang semakin terlihat jelas.
Dokter spesialis kulit sekaligus pendiri Eighth Day, Antony Nakhla, mengatakan semakin banyak pasien mulai menyadari perbedaan antara kondisi kulit wajah dan tangan mereka.
“Pasien yang sudah serius merawat kulit wajah mulai menyadari adanya ketidaksesuaian. Tangan selalu terlihat saat berinteraksi dan berada dekat dengan pandangan orang lain saat berbicara,” ujarnya seperti dikutip dari Vogue.
Menurut Nakhla, penuaan pada tangan terjadi lebih cepat karena area tersebut lebih sering terpapar sinar matahari namun jarang mendapatkan perlindungan yang sama seperti wajah. Selain itu, lapisan jaringan di bawah kulit tangan juga lebih tipis sehingga tulang, tendon, dan pembuluh darah menjadi lebih mudah terlihat seiring bertambahnya usia.
Dokter spesialis dermatologi medis dan kosmetik dari Mount Sinai, Nicholas Brownstone, menambahkan sejumlah faktor gaya hidup juga dapat mempercepat penuaan kulit tangan. Mulai dari paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, kebiasaan merokok, pola makan yang kurang sehat, kurang tidur, hingga konsumsi alkohol.
Salah satu tanda penuaan yang paling umum muncul adalah bercak atau noda hitam akibat paparan sinar matahari. Karena itu, penggunaan tabir surya menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan.
Nakhla menyarankan agar sunscreen tidak hanya digunakan pada wajah, tetapi juga dioleskan ke tangan setiap pagi dan diulang setiap dua jam jika banyak beraktivitas di luar ruangan.
Selain perlindungan dari sinar matahari, penggunaan bahan aktif seperti retinoid juga dinilai efektif membantu memperbaiki tekstur kulit, menyamarkan warna kulit yang tidak merata, serta merangsang produksi kolagen. Peptida dan growth factor juga dapat membantu mempercepat regenerasi kulit.
Menjaga kelembapan kulit tangan juga tidak kalah penting. Karena tangan dicuci berkali-kali setiap hari, lapisan pelindung alami kulit atau skin barrier lebih mudah terganggu. Untuk itu, penggunaan pelembap yang mengandung ceramide dan hyaluronic acid disarankan untuk membantu menjaga hidrasi dan memperkuat pertahanan kulit.
Di sisi lain, pemilik kulit sensitif perlu lebih cermat memilih produk perawatan tangan. Krim dengan kandungan pewangi berlebihan berpotensi menyebabkan iritasi dan dermatitis kontak jika digunakan terus-menerus. Produk dengan kadar alkohol tinggi juga sebaiknya tidak digunakan secara berlebihan karena dapat membuat kulit semakin kering.
Cara mencuci tangan ternyata turut memengaruhi kesehatan kulit. Penggunaan sabun yang terlalu keras dan air panas dapat merusak lapisan pelindung kulit secara perlahan. Karena itu, para ahli menyarankan penggunaan sabun yang lembut serta air hangat suam-suam kuku untuk menjaga kelembapan alami kulit.
Sebagai rutinitas sederhana, penggunaan sunscreen pada pagi hari, pelembap sepanjang hari, serta produk berbahan retinoid pada malam hari dapat membantu menjaga kulit tangan tetap sehat, lembap, dan tampak lebih muda lebih lama. (hm25)
BERITA TERPOPULER


















