Sunday, June 14, 2026
home_banner_first
BUDAYA

Pemkab Deli Serdang Berharap Tradisi Gendang Guro-Guro Aron Terus Hidup

Mistar.idMinggu, 14 Juni 2026 14.03
journalist-avatar-top
HS
pemkab_deli_serdang_berharap_tradisi_gendang_guroguro_aron_terus_hidup_

Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, membuka kegiatan Gendang Guro-Guro Aron "Rebu-Rebu" di STM Hulu. (foto: Diskominfostan Deli Serdang/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berharap tradisi Gendang Guro-Guro Aron terus dilestarikan sebagai warisan budaya masyarakat Karo yang mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, saat membuka kegiatan Gendang Guro-Guro Aron "Rebu-Rebu" yang digelar Karang Taruna Simaka Group di Desa Sibunga-Bunga Hilir, Kecamatan STM Hulu, Sabtu (13/6/2026) malam.

Menurut Lom Lom, Guro-Guro Aron bukan sekadar hiburan masyarakat, melainkan bagian dari identitas budaya yang memiliki nilai persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan yang perlu terus dijaga di tengah perkembangan zaman.

"Tradisi ini menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sekaligus menjaga jati diri masyarakat Karo. Karena itu, pelestariannya harus menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya.

Ia menilai arus globalisasi yang semakin kuat menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan budaya lokal. Untuk itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif dalam menjaga dan mengembangkan tradisi yang diwariskan para leluhur.

Pemkab Deli Serdang, kata Lom Lom, mendukung berbagai kegiatan budaya yang mampu menjadi ruang kreativitas bagi kaum muda sekaligus memperkuat nilai-nilai adat di tengah masyarakat.

"Kami berharap kegiatan seperti Guro-Guro Aron dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga budaya daerah tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi berikutnya," katanya.

Ia juga mengajak para pemuda untuk terus menjaga persatuan, menghormati adat istiadat, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan akar budaya yang dimiliki.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN