27.8 C
New York
Thursday, July 25, 2024

Jepang dan NASA Sediakan Mobil untuk Astronot Menjelajah di Bulan

Jakarta, MISTAR.ID

Para astronot NASA akan memiliki kendaraan bertekanan yang dapat digunakan untuk melakukan eksperimen selama berminggu-minggu di Bulan. Kendaraan ini terlihat sangat mirip dengan campervan atau mobil kemping.

Salah satu keunggulannya adalah dapat dioperasikan oleh astronot tanpa harus mengenakan pakaian antariksa karena lingkungan di dalamnya dikontrol sepenuhnya untuk suhu dan kondisi udara yang optimal. Astronot akan dapat melakukan perjalanan di permukaan Bulan lebih jauh dari sebelumnya dan melakukan eksperimen dengan sangat nyaman di dalam kendaraan tersebut.

Kendaraan ini dirancang oleh Japan’s Aerospace Exploration Agency (JAXA) dan raksasa otomotif Toyota. Kendaraan tersebut dinamai “Lunar Cruiser”, yang diambil dari nama Land Cruiser Toyota yang terkenal. Jepang akan mendanai semua pengembangan dan menangani operasinya.

Baca Juga : Roket Falcon 9 SpaceX Lepas Landas Bawa 4 Astronot ke ISS

Sebagai imbalannya, NASA akan meluncurkan dan mengirimkan penjelajah tersebut ke Bulan dan menawarkan kesempatan kepada dua astronot Jepang untuk berpartisipasi dalam misi Artemis.

Lunar Cruiser didukung oleh sistem sel bahan bakar hidrogen, dengan panel surya untuk melengkapi kebutuhan energinya. Panel surya ini juga akan menggerakkan sistem yang mendaur ulang air limbah, mengubahnya menjadi hidrogen dan oksigen, yang kemudian dapat digunakan kembali oleh sel bahan bakar untuk menghasilkan listrik. Fitur tersi meningkatkan keberlanjutan kendaraan, secara signifikan memperluas jangkauan operasionalnya hingga 10.000 km.

Baca Juga : Astronot Paparkan Aroma Tak Biasa di Luar Angkasa

Otonomi ini akan sangat penting untuk eksplorasi Bulan yang lebih jauh, terutama di wilayah target di kutub selatan Bulan. Lunar Cruiser akan tiba di Bulan sebagai bagian dari misi Artemis VII NASA pada tahun 2031. Misi berikutnya adalah Artemis II, yang dijadwalkan pada September 2025, dengan empat orang awak akan mengorbit Bulan. Artemis III seharusnya melakukan pendaratan pertama di Bulan setelah jeda lebih dari 50 tahun sekitar akhir tahun 2026. (kc/hm24)

Syahrial Siregar
Syahrial Siregar
Alumni STIK-P Medan. Menjadi jurnalis sejak 2008 dan sekarang redaktur untuk portal mistar.id

Related Articles

Latest Articles