13.9 C
New York
Friday, April 12, 2024

Ilmuwan Temukan Cara Bunuh Sel Tidur pada Kanker Payudara

London, MISTAR.ID

Satu terobosan baru dalam penelitian kanker payudara membuat para ilmuwan telah menemukan cara untuk membunuh sel-sel kanker ‘tidur’. Temuan ini diharapkan membuka jalan untuk mencegah kanker kambuh kembali.

Terobosan ini juga menawarkan harapan baru bagi pasien dengan kanker payudara yang positif terhadap reseptor estrogen (ER+), yang tumbuh sebagai respons terhadap hormon estrogen. ER+ menyumbang 80 persen dari semua kasus kanker payudara.

“Setelah menjalani operasi untuk mengangkat kanker payudara positif terhadap reseptor estrogen primer, pasien diberi terapi hormon selama lima hingga 10 tahun yang bertujuan untuk membunuh sel kanker yang tersisa,” kata Luca Magnani, Profesor Plastisitas Epigenetik di institut tersebut, seperti dikutip TheSun.

Baca juga: Kasus Flu Singapura Pada Anak Meningkat, Kenali Gejalanya

Magnani mengakui bahwa temuan ini belum tentu akan berhasil untuk semua pasien, karena kanker payudara mereka dapat kembali bertahun-tahun, atau bahkan puluhan tahun kemudian.

“Kami ingin memahami lebih baik mengapa kanker payudara kembali sehingga kami harap dapat menemukan cara untuk menghentikannya – sehingga orang tidak harus hidup dalam ketakutan atau menghadapi berita buruk bahwa kankernya kambuh,” sambungnya.

Peneliti mengetahui bahwa sel kanker payudara dapat berhibernasi dan menghindari pengobatan sebelum ‘terbangun’ kembali setelah bertahun-tahun kemudian, yang mengakibatkan penyakit tersebut lebih sulit diobati.

“Penelitian kami mengidentifikasi mekanisme kunci yang digunakan oleh sel kanker untuk menghindari terapi dengan tetap berada dalam keadaan tidur, hibernasi sebelum mereka ‘bangun’ bertahun-tahun kemudian dan mulai berkembang biak kembali,” urai Magnani.

Untuk studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Cancer Discovery tersebut, para peneliti memperhatikan peran enzim yang dikenal sebagai G9a.

Mereka menemukan bahwa menghambat G9a mencegah sel kanker menjadi tidur dan membunuh sel yang sudah tidur.

Dr Tayyaba Jiwani, Manajer Keterlibatan Ilmiah di Cancer Research UK – yang mendanai penelitian tersebut, mengatakan, pasien selamat dari kanker payudara telah meningkat dua kali lipat di Inggris dalam 50 tahun terakhir berkat deteksi dan penyaringan yang lebih baik.

Meski begitu, dia mengakui masih ada lebih dari 11.000 kematian akibat tipe kanker ini setiap tahunnya.

“Penelitian kami semakin jelas bahwa sel kanker dapat tidur di dalam tubuh selama bertahun-tahun sebelum dipicu untuk bangun, yang menyebabkan kanker kambuh,” katanya.

Baca juga: Waspadai Sejumlah Gejala Ginjal Bengkak

Studi ini, kata Jiwani, menggunakan pendekatan inovatif untuk menganalisis genetika sel-sel tidur ini dan mendapatkan wawasan penting tentang mekanisme yang menyebabkan hibernasi.

“Meskipun masih tahap awal, temuan ini mengungkapkan target baru potensial untuk pengembangan pengobatan inovatif yang mencegah kambuhnya kanker payudara,” katanya.

Kanker payudara sekunder terjadi ketika sel kanker menyebar ke bagian lain dari tubuh. Risiko kanker payudara kembali lebih tinggi dalam beberapa tahun pertama dan berkurang seiring berjalannya waktu.

Sebuah studi di Denmark pada tahun 2021 menemukan bahwa kanker paudara kambuh pada beberapa wanita, 32 tahun setelah diagnosis. (Mtr/hm22)

Related Articles

Latest Articles