22 C
New York
Friday, July 19, 2024

Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Lantik 245 Lulusan Program Sarjana, Rektor Ajak Berpikir Out of The Box

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPNP) menggelar sidang terbuka pelantikan 245 wisudawan program sarjana, Sabtu (22/6/24) di Auditorium UHKBPNP. Acara dihadiri Dewan Pembina serta segenap pengawas dan pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen, LLDIKTI wilayah I.

Dalam sambutannya, Rektor UHKBPNP, Dr. Muktar Bahruddin Panjaitan, M.Pd mengajak seluruh wisudawan agar berpikir dari sudut pandang yang lain (out of the box). Ia mengatakan, perubahan yang tidak menentu menuntut orang muda berpikir demikian.

Selain itu, Muktar juga menginginkan mahasiswa dan alumni UHKBPNP memiliki konsep berpikir HOBAS, yakni singkatan Hard working, Optimistic, Believe able, Achiever dan Successful.

“Hobas adalah sebuah kata dalam bahasa Batak Toba. Hobas menjadi sebuah motto pelayanan orang Batak yang selalu menjadi pedoman yang dipesankan sebagai sebuah nilai luhur,” jelas Muktar.

Baca juga: 636 Mahasiswa UHKBPNP Wisuda

Mengingat bahwa UHKBPNP identik dengan kampus Batak, namun tidak menutup pintu kepada suku-suku lain yang ingin menempuh pendidikan tinggi.

Sementara itu Sekretaris Yayasan Universitas HKBP Nommensen, Dr. Hilman Pardede menuturkan bahwa kebahagian, masa depan dan kesuksesan tergantung pada cara berpikir. Menciptakan dan mengkreasi pikiran untuk menghasilkan pikiran menjadi tuntutan sekaligus kebutuhan.

“Mari menjadi subjek bukan objek. Pendidikan itu untuk kesejahteraan,” ajak Hilman.

Mewakili Ephorus HKBP, Ketua Dewan Pembina Yayasan, Pdt Daniel Taruli Asi Harahap menyampaikan dalam bimbingan pastoralnya, perguruan tinggi sesungguhnya yaitu realitas kehidupan. Ia pun meminta agar terus gelar dan memperbaharui diri.

Baca juga: UHKBPNP dan Yayasan Budaya Hijau Indonesia Bekerjasama untuk Tekan Emisi Karbon

“Bertanggung jawab atas hidupmu, ringankan beban orang tuamu,” pungkas nya.

Kepala Departemen Marturia HKBP ini juga meminta para alumni agar tidak lupa akan jasa-jasa orang yang mengasihi mereka. Seperti orangtua dan bahkan juga Tuhan.

“Dalam berdoa, saya juga mengajak saudara-saudara untuk bertransformasi. Jangan hanya kita minta kepada Tuhan agar diberi pekerjaan, tapi kita minta ajarlah anak-anak kami agar bertanggung jawab atas hidupnya,” ujar Daniel.

Dalam kegiatan seremonial itu, pihak kampus turut mengumumkan wisudawan terbaik yang memiliki IPK 3,7 lebih. Bahkan terdapat seorang diantaranya yang mampu meraih IPK 3,9 lebih yakni Adelaide Sidabutar prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang dapat IPK 3.93.

Kemudian Rika Kristina Sinaga program studi pendidikan ekonomi dengan IPK 3.85, Devany Shalza Yogera Sipayung prodi pendidikan bahasa inggris, IPK 3.75. Selanjutnya Selvia Nelly Sri Rejeki Sitanggang prodi pendidikan matematika, Dosy Maria Royeni Nainggolan prodi manajemen sumber daya perairan serta Iren Laurensia Siallagan prodi matematika. (gideon/hm17)

Related Articles

Latest Articles