Wisatawan Kembali Tenggelam, Warganet Soroti Keamanan Objek Wisata Desa Meat di Toba

Evakuasi korban tenggelam di obyek wisata Desa Meat. (Foto: Dokumen/Mistar)
Toba, MISTAR.ID (26/6/2026) - Pascatenggelamnya seorang wisatawan asal Kabupaten Humbang Hasundutan, warganet ramai membicarakan aspek kenyamanan dan keamanan objek wisata Pantai Simanjuntak, Desa Meat, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.
Tidak sedikit warganet mengharapkan peran aktif masyarakat desa, pemerintah desa, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba untuk mengawal keamanan objek wisata tersebut agar peristiwa tenggelamnya wisatawan tidak kembali terulang.
Apabila peristiwa serupa kembali terjadi, dikhawatirkan akan semakin memperburuk citra objek wisata tersebut. Padahal, peningkatan kunjungan wisatawan mulai menunjukkan perkembangan dalam beberapa waktu terakhir.
Salah seorang warga Toba, Aldi, berharap Pemkab Toba melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menindaklanjuti keluhan warganet dengan setidaknya memasang garis pembatas area berenang agar wisatawan lebih berhati-hati saat berada di pantai tersebut.
"Jika tidak dilakukan, apabila terjadi peristiwa yang sama tentu akan berdampak buruk terhadap pariwisata Toba, sebab pada tahun 2026 telah terjadi peristiwa yang sama di tempat yang sama pula," ujar Aldi, Jumat (26/6/2026).
Ia menambahkan, terlebih saat hari libur dan hari besar, selain memasang garis pembatas pantai, sebaiknya juga disiagakan beberapa petugas penjaga pantai agar kondisi pengunjung yang sedang berenang dapat terus dipantau.
Menanggapi keluhan warganet dan saran dari warga Toba tersebut, wartawan Mistar mencoba menghubungi Kepala BPBD Toba, Sikkat Sitompul, untuk meminta penjelasan mengenai solusi yang akan dilakukan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi, bukan hanya di objek wisata Pantai Desa Meat, tetapi juga di seluruh objek wisata pantai di Kabupaten Toba. Namun, hingga berita ini diterbitkan, BPBD belum memberikan tanggapan.
Sebelumnya, objek wisata Danau Toba di Desa Meat, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, kembali menelan korban setelah seorang wisatawan asal Kabupaten Humbang Hasundutan tewas tenggelam. Sebelumnya, pada Januari 2026, seorang warga Kabupaten Tapanuli Utara juga dilaporkan tenggelam di lokasi yang sama.
Kasi Humas Polres Toba, Ipda Khairuddin, membenarkan seorang pelajar perempuan, Jeremi Nopelida Hutasoit (14), warga Desa Purba Manalu, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, meninggal dunia akibat tenggelam di Desa Meat pada Rabu (24/6/2026).
"Awalnya ada empat orang yang tenggelam di Pantai Simanjuntak, Desa Meat. Tetapi tiga di antaranya dapat diselamatkan, sementara seorang lagi ditemukan sudah meninggal dunia," ucap Khairuddin. (hm27)






















