Warga Tapanuli Utara Bersyukur Irigasi Simok-Mok Direhabilitasi, Layani 1.003 Hektare Sawah

Pembangunan irigasi Aek Simok Mok di Siborongborong mulai terlihat di kerjakan (Foto: Fernando/Mistar)
Taput, MISTAR.ID (30/8/2026) - Warga Desa Sitabotabo dan Desa Bahal Batu I, II, dan III, meyambut baik pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Simok-Mok di Desa Sitabotabo Toruan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara.
Proyek dari Dinas Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Utara tersebut merupakan peningkatan/rehabilitasi dengan nilai kontrak Rp3.540.432.324,35 yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026.
"Kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara serta Dinas PSDA Provinsi yang mengusulkan pembangunan irigasi untuk mendukung kehidupan para petani di Tapanuli Utara," ujar warga.
Sementara itu, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) UPTD PSDA Sibundong Batang Toru, Ali Sakban, saat dihubungi, Minggu (30/8/2026), menjelaskan bahwa DI Simok-Mok merupakan jaringan irigasi dengan luas areal baku mencapai 1.003 hektare. Sumber air irigasi tersebut berasal dari Sungai Aek Sitabotabo.
"Saat ini sistem irigasi pada Daerah Irigasi Simok-Mok membutuhkan rehabilitasi serta perbaikan pada infrastrukturnya untuk mengembalikan fungsi layanan," jelasnya.
Menurut Ali, kondisi infrastruktur jaringan irigasi membutuhkan penanganan karena terdapat bangunan air serta saluran pembawa yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan fungsi jaringan sehingga suplai air ke areal persawahan tidak terarah, terukur, dan berkelanjutan.
"Akibatnya, sistem irigasi pada daerah irigasi tersebut tidak dapat berfungsi secara optimal. Maksud dari kegiatan ini adalah meningkatkan fungsi jaringan irigasi agar dapat berfungsi secara maksimal," katanya.
Ia menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut adalah memperoleh bangunan saluran pasangan yang memenuhi standar perencanaan yang berlaku, berfungsi dengan baik, serta efisien dari sisi ekonomi dan keamanan konstruksi.
"Kegiatan irigasi ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026," ujarnya.
PREVIOUS ARTICLE
Bupati Deli Serdang Prioritaskan RTLH untuk Desil 1 dan 2




















