Sunday, August 30, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Deli Serdang Prioritaskan RTLH untuk Desil 1 dan 2

Mistar.idMinggu, 30 Agustus 2026 pukul 17.54 WIB
bupati_deli_serdang_prioritaskan_rtlh_untuk_desil_1_dan_2

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menghadiri Gebyar Akbar Desa Buntu Bedimbar yang dirangkai dengan jalan santai, karnaval sepeda hias dan becak karnaval di Alun-Alun Kecamatan Tanjung Morawa, Minggu (30/8/2026). (foto: Sembiring/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID – Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menegaskan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) harus diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria dan berdasarkan data yang telah divalidasi.

Hal itu disampaikan Asri Ludin saat meninjau salah satu rumah penerima bantuan RTLH di Jalan Nusa Bangsa, Dusun VIII, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Minggu (30/8/2026).

“Program RTLH harus diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria, dengan mengacu pada data yang telah divalidasi,” ujarnya.

Menurut Bupati, penerima bantuan RTLH yang menjadi sasaran dalam program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1 dan desil 2.

Ia menekankan validasi data diperlukan agar bantuan pemerintah benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

“Kita harus memastikan pelaksanaan program ini benar-benar tepat sasaran, sehingga bantuan pemerintah diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang penyandang disabilitas serta bantuan sembako.

Sebelumnya, Asri Ludin didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang Jelita Asri Ludin Tambunan menghadiri Gebyar Akbar Desa Buntu Bedimbar di Alun-Alun Kecamatan Tanjung Morawa.

Dalam kegiatan itu, Bupati melepas peserta jalan santai, karnaval sepeda hias, dan becak karnaval yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.

Usai pelepasan, Bupati bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau stan UMKM.

Ia mengapresiasi partisipasi pelaku usaha sekaligus mendorong peningkatan kualitas produk, kemasan, kebersihan, serta pemanfaatan pemasaran digital untuk memperluas pasar.

“Tingkatkan kualitas produknya, perbaiki kemasan, dan manfaatkan pemasaran digital. Dengan begitu, produk UMKM kita tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN