Thursday, June 25, 2026
home_banner_first
SUMUT

Wahana Visi Indonesia Akhiri Program Tanggap Darurat Bencana di Tapanuli Tengah

Mistar.idKamis, 25 Juni 2026 pukul 19.46 WIB
wahana_visi_indonesia_akhiri_program_tanggap_darurat_bencana_di_tapanuli_tengah

Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, bersama Response Manager Wahana Visi Indonesia, Berwaddin Ibrani Simbolon, menandatangani berita acara penutupan program tanggap darurat bencana di Tapanuli Tengah. (Foto: Diskominfo Tapteng/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID - Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi, resmi menutup Proyek Tanggap Darurat Bencana yang dilaksanakan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) di wilayah Kabupaten Tapteng di Ruang Rapat Cendrawasih, Kantor Bupati, Kamis (25/6/2026).

Penutupan program ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima pembangunan jaringan pipanisasi dan sarana air bersih yang telah rampung dikerjakan melalui program tanggap darurat Wahana Visi Indonesia untuk selanjutnya dikelola oleh masyarakat dan pemerintah daerah.

Mahmud Efendi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Wahana Visi Indonesia yang telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam pelaksanaan program tanggap darurat bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wahana Visi Indonesia atas dedikasi dan kontribusinya dalam membantu masyarakat Tapanuli Tengah pada masa tanggap darurat bencana,” ujarnya.

Menurut Mahmud, kehadiran dan berbagai program yang dijalankan Wahana Visi Indonesia sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya pemulihan pascabencana.

Ia juga menekankan agar seluruh hasil program yang telah direalisasikan dapat dijaga dan dikelola dengan baik oleh seluruh pihak terkait. Hal tersebut mencakup pembangunan fisik maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang telah diberikan kepada kader Posyandu, tenaga kesehatan, hingga para guru.

“Berbagai pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan hendaknya dapat terus dilanjutkan dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Response Manager Wahana Visi Indonesia, Berwaddin Ibrani Simbolon, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan penutupan program tanggap darurat sekaligus bentuk akuntabilitas melalui penyampaian laporan hasil pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Hari ini kami mengakhiri tugas tanggap darurat dan menyampaikan berbagai capaian yang telah kami lakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan masyarakat,” ujarnya.

Berwaddin mengatakan Wahana Visi Indonesia akan terus melihat peluang untuk berkontribusi melalui berbagai program pascabencana yang mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkolaborasi dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah selama pelaksanaan program.

Menurutnya, Wahana Visi Indonesia sangat menjunjung tinggi masukan dan umpan balik dari seluruh pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan program di masa mendatang.

Ia menambahkan beberapa isu yang akan menjadi fokus perhatian dalam program lanjutan Wahana Visi Indonesia meliputi Pengurangan Risiko Bencana (PRB), pelestarian lingkungan hidup, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), perlindungan anak dan pendidikan, kesehatan masyarakat, serta penyediaan air minum bersih.

“Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus berlanjut. Atas nama seluruh tim, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, pemikiran, dan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah serta seluruh mitra yang telah bekerja sama selama pelaksanaan program,” tutupnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN