Usai Panen Padi, Petani di Porsea Alihkan Sawah Menjadi Kolam Ikan

Sawah petani di Kecamatan Porsea usai panen padi dijadikan kolam ikan. (foto: nimrot/mistar)
Toba, MISTAR.ID - Memasuki akhir musim panen padi, sebagian besar petani di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, mulai mengubah lahan sawah mereka menjadi kolam ikan. Pola budidaya ini telah lama menjadi tradisi masyarakat setempat sebagai bagian dari siklus pertanian tahunan.
Berbeda dengan program pemerintah yang mendorong penanaman padi dua kali dalam setahun, mayoritas petani di Porsea memilih menanam padi hanya sekali. Setelah panen, sawah dimanfaatkan untuk memelihara ikan mas hingga menjelang musim tanam berikutnya.
Salah seorang petani, K Sitorus, mengatakan dirinya langsung menyiapkan lahan beberapa hari setelah panen agar benih ikan dapat segera ditebar. Menurutnya, semakin cepat benih dimasukkan ke kolam, semakin lama masa pemeliharaan sehingga ukuran ikan saat panen menjadi lebih besar.
"Tahun ini saya panen lebih cepat dibanding tahun lalu. Kalau sebelumnya panen pada akhir Juli, sekarang sudah selesai di akhir Juni. Harapannya, hasil panen ikan nanti juga lebih banyak sehingga bisa membantu membeli pupuk untuk musim tanam padi berikutnya," ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Hal senada disampaikan petani lainnya, Frankin. Ia menilai pola tanam padi satu kali yang dilanjutkan dengan budidaya ikan mas cukup menguntungkan. Selain menjadi tambahan sumber pendapatan, hasil panen ikan juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga saat musim libur akhir tahun.
"Setiap akhir tahun banyak keluarga yang pulang dari perantauan. Biasanya mereka ingin menikmati ikan mas yang diolah menjadi arsik atau naniura. Dengan memelihara ikan sendiri, kami tidak perlu membeli lagi karena tinggal mengambil dari kolam," katanya.
Menurut Frankin, sistem tersebut juga diyakini memberi manfaat bagi kesuburan lahan. Masa jeda setelah panen padi membuat tanah memiliki waktu untuk memulihkan unsur haranya, sementara sisa batang padi yang membusuk dan kotoran ikan menjadi pupuk alami bagi sawah.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER























