TNI Bangun 20 Titik Sumur Bor di Toba, 100 Hektare Sawah Terhindar dari Kekeringan

Sarana sumber air (sumur bor) dalam tahap pekerjaan. (foto:nimrot/mistar)
Toba, MISTAR.ID
Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal membangun (pengeboran) 20 titik sarana sumber air di dua desa yang ada di Kabupaten Toba, yaitu Desa Hutabulu Mejan dan Desa Parsuratan, Kecamatan Balige, untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga desa.
Kepala Desa Hutabulu Mejan, Haposan Simanjuntak, mengatakan pembangunan sumber air di masing-masing desa mendapatkan 10 titik pembangunan sarana sumber air yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.
"Sarana sumber air yang dibangun sebanyak 10 titik di Desa Hutabulu Mejan, pengeboran lima di antaranya untuk mengairi persawahan dan perladangan, dan lima lagi untuk kebutuhan air bersih rumah tangga," ujar Haposan, Kamis (16/4/2026).
Lanjut Haposan, bantuan yang diberikan oleh TNI saat ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, bantuan pertama pada tahun 2021–2022 telah menghasilkan puluhan sarana sumber air bersih yang dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.
"Sumur bor yang kami dapatkan pada tahun sebelumnya sebanyak 35 titik. Kemudian kami bermohon kembali, selain untuk kebutuhan rumah tangga, juga untuk sumber air dalam mengatasi musim kemarau," ujarnya.
"Di mana satu sumur bor mampu mengairi 20 hektare lahan persawahan. Jika nanti lima sumber air selesai dibangun, 100 hektare lahan pertanian tidak akan mengalami kekeringan saat musim kemarau," tuturnya lebih lanjut.
Kepala Desa Hutabulu Mejan atas nama seluruh warga menyampaikan terima kasih kepada pihak TNI, khususnya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, yang peduli terhadap tanah leluhur dalam mengatasi masalah sumber air.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 023/Kawal Samudera, Kolonel Inf Iwan Budiarso, mengatakan kehadiran TNI memang seharusnya untuk mengatasi permasalahan yang ada di tengah masyarakat, khususnya terkait ketahanan pangan, salah satunya pemenuhan kebutuhan sumber air.
"Terlebih juga ini atas perintah KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak agar memperhatikan tanah leluhurnya untuk ketersediaan sumber air bersih dan juga mengantisipasi kekeringan lahan," ujar Iwan. (hm27)






















