Monday, June 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

Stok BBM Kosong, Antrean Truk dan Mobil Padati SPBU di Deli Serdang

Mistar.idRabu, 10 Juni 2026 21.22
AN
HS
stok_bbm_kosong_antrean_truk_dan_mobil_padati_spbu_di_deli_serdang

Antrean truk ingin mengisi BBM di salah satu SPBU di Deli Serdang. (Foto: Hendra/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Deli Serdang dilaporkan mengalami kekosongan stok beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM), seperti solar, pertalite, dan pertamax.

Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular, baik truk maupun mobil pribadi, di sejumlah titik sekitar SPBU.

Pantauan wartawan pada Rabu (10/6/2026), sejumlah kendaraan terlihat mengantre di pinggir jalan menunggu pasokan BBM kembali tersedia. Kelangkaan tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat dan distribusi barang.

Di tengah kondisi itu, sejumlah warga juga menyampaikan keluhan terkait kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax. Menurut mereka, kenaikan harga tersebut menambah beban pengeluaran masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Zulfan, warga Lubuk Pakam, menilai kenaikan harga Pertamax berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama ketika stok BBM bersubsidi atau penugasan mengalami keterbatasan.

“Kami masyarakat tentu berharap ketersediaan BBM tetap terjaga. Ketika Pertalite sulit didapat, sebagian pengguna kendaraan terpaksa beralih ke Pertamax yang harganya lebih tinggi. Kondisi ini cukup memberatkan bagi masyarakat,” ujar Zulfan saat dikonfirmasi.

Keluhan serupa disampaikan Adil, warga Kecamatan Tanjung Morawa. Ia menilai kenaikan harga BBM berpotensi memicu peningkatan biaya transportasi dan kebutuhan pokok lainnya.

“Kalau harga BBM naik, biasanya akan berpengaruh pada biaya transportasi. Pada akhirnya, harga barang dan jasa juga berpotensi ikut meningkat sehingga masyarakat yang merasakan dampaknya,” katanya.

Sejumlah warga berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat memastikan ketersediaan BBM di SPBU tetap terjaga dan melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi kelangkaan yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Haris, salah seorang petugas SPBU di Jalan Medan-Lubuk Pakam, membenarkan bahwa belakangan ini pasokan solar di sejumlah SPBU mengalami keterbatasan.

“Memang beberapa hari terakhir pasokan solar tidak sebanyak biasanya, sehingga stok di sejumlah SPBU cepat habis,” ujarnya. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN