Saturday, June 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

Program Ketapang Desa Alami Kerugian, Camat SPP Dairi Evaluasi APBDes 2025

Mistar.idKamis, 23 April 2026 19.18
journalist-avatar-top
JM
program_ketapang_desa_alami_kerugian_camat_spp_dairi_evaluasi_apbdes_2025

Peternakan bebek Ketapang Desa Lae Ambat. (Foto: Istimewa/mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa tahun anggaran 2025 se-Kecamatan Silima Pungga-pungga (SPP) Kabupaten Dairi diakui mengalami kerugian besar.

Hal itu diakui Camat SPP, Edwin G Nababan ketika dikonfirmasi mistar seputar penyerahan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Dana Desa (DD) Tahun Aggaran (TA) 2025, Kamis (23/4/2026).

"LRA DD tahun 2025, sudah diserahkan Pemerintahan Desa. Saat ini sedang dilakukan pemantauan dan evaluasi APBDesa, termasuk program Ketapang," kata Edwin.

Dikatakan Edwin, sebanyak 12 Desa dari total 15 jumlah Desa yang dikunjungi. Program Ketapang Desa dengan berbagai jenis unit usaha, secara keseluruhan mengalami kerugian.

Atas kondisi tersebut, Tim dari Kecamatan SPP telah melakukan pembinaan dalam kegiatan monitoring, supaya Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ketapang agar tetap mempedomani ketentuan dalam pengelolaan Ketapang, berkoordinasi dengan PPL dalam pelaksanaannya serta dikelola dengan sebaik-baiknya.

Ketika ditanya mengenai jenis unit usaha Program Ketapang Desa, dan faktor penyebab kerugian dimaksud. "Secara umum usaha ternak babi. Beberapa Desa ada buat budi daga ikan lele, tanaman cabai, ternak bebek. Ini lah dulu info sementara. Untuk detailnya, bisala diinfokan dikemudian hari, kebetulan kami mau bergerak ke lapangan," tulis Edwin.

Secara terpisah waktu bersamaan, sejumlah Kepala Desa yang dikonfirmasi mistar menjelaskan penyebab kerugian program ketapang adalah faktor cuaca, penyakit, hama, termasuk fluktasi harga pada Desembe 2025.

Camat SPP, Edwin mengirimkan contoh unit salah satu program Ketapang ternak bebek dikelola Bumdes Desa Lae Ambat, SPP kini peternakan bebek petelor berjumlah 400 ekor, pelaksanaan kegiatan dimulai Juni 2025.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN