Saturday, June 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

Komite Pemekaran Sumatera Pantai Timur Respons Sikap Gubernur Bobby ke Bupati Batu Bara

Mistar.idKamis, 23 April 2026 19.01
journalist-avatar-top
PR
komite_pemekaran_sumatera_pantai_timur_respons_sikap_gubernur_bobby_ke_bupati_batu_bara

Enam wilayah kabupaten kota calon pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur. (foto: Istimewa/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur, Muslim Simbolon menyayangkan sikap Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution ke Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian soal pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur.

"Pak Gubernur itu dia bicara di luar kewenangan dia. Kok hari ini dia mendebatkan (pemekaran) itu kan sesuatu hal yang biasa. Bahasanya itu bisa menimbulkan disintegrasi. Itu tak boleh sebagai pemimpin," ujar Muslim saat dikonfirmasi Mistar, Kamis (23/4/2026).

Dikatakan mantan anggota DPRD Sumut ini, tim komite pemekaran provinsi Sumatera Pantai Timur telah bekerja sejak tahun 2013 dan Bupati/Wali Kota di enam Kabupaten Kota sebagai dewan pembina komite.

Pemekaran provinsi Sumatera Pantai Timur yang dimaksud meliputi enam kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Asahan, Batubara, dan Kota Tanjungbalai.

“Saya melihat apa yang disampaikan gubernur tidak beralasan karena ditujukan ke Bupati Batu Bara. Kenapa kesannya menyentil,” ujarnya.

Pemekaran sebuah daerah, kata Muslim, diatur dalam undang-undang nomor 32 tahun 2004 dan PP nomor 78 tahun 2007 tentang pemerintah daerah, dan peraturan pemerintah tentang pemekaran dan penataan daerah kewenangannya berada di pemerintah pusat bukan di tingkat provinsi.

Untuk diketahui, sampai saat ini pemerintah masih belum mencabut moratorium pemekaran wilayah yang berlaku sejak 2014. Dengan adanya moratorium itu, semua usulan soal pemekaran daerah tidak akan diterima.

Namun, Komite Pemekaran Sumatera Pantai Timur yang diketuai Muslim Simbolon masih optimis adanya peluang itu dibuka kembali dengan membicarakan lagi persiapan-persiapan mereka, serta pihaknya siap jika moratorium itu dicabut.

“Saat ini kita sudah siapkan kajia-kajian akademik untuk mempersiapkan itu, dan kemudian kita sudah komunikasi ke komisi II DPR RI, dan ini bukan wacana baru. Kita kerja sejak 2013 hanya saja waktu itu terhenti karena moratorium, kita patuhi itu,” ucap Muslim.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution menganggapi masalah pemekaran provinsi Sumatera Pantai Timur ini dengan serius dan diutarakannya pada Forum Musrenbang Sumut di Medan, Rabu (22/4/2026).

Menantu Jokowi itu berpidato di hadapan Mendagri Tito Karnavian dan menyentil peran Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian yang disebut sebut sebagai inisiator pemekaran dengan memfasilitasi pertemuan perwakilan kepala daerah di wilayah Sumatera Pantai Timur di Kabupaten Batu Bara beberapa waktu lalu.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN