Tuesday, June 9, 2026
home_banner_first
MEDAN

Gubernur Bobby Minta Inisiasi Pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur Dihentikan

Mistar.idRabu, 22 April 2026 20.19
journalist-avatar-top
MI
gubernur_bobby_minta_inisiasi_pembentukan_provinsi_sumatera_pantai_timur_dihentikan

Gubernur Sumut, Bobby Nasution saat menghadiri Musrenbang RKPD Sumut tahun 2027. (foto: iqbal/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution menyinggung adanya gerakan yang menginginkan pemekaran untuk membentuk Provinsi Sumatera Pantai Timur. Hal ini disampaikannya di acara Musrenbang RKPD Provinsi Sumut 2027, Rabu (22/4/2026).

Dalam acara yang dihadiri Mendagri Tito Karnavian dan Kepala Daerah se-Sumut tersebut, awalnya Bobby mengatakan adanya rencana pembangunan yang akan dilakukan di Kabupaten Batu Bara.

"Hari ini kami sedang melakukan pendekatan di Batu Bara, kami coba bangun kawasan industri bersama dengan Danareksa di wilayah Batu Bara," ujarnya.

Akan tetapi, Bobby mengaku mengetahui adanya gerakan pemekaran yang diinisiasi oleh Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian. Jika hal tersebut benar terjadi, Bobby mengaku akan membatalkan rencana pembangunan tersebut.

"Tapi kalau dimekarkan sama Pak Bupati (Batu Bara) nggak jadilah kami buat di sana. Kalau begitu tidak jadi kawasan industri Sumatera Utara lagi kan, kalau jadi mekar tidak jadi kami buat di sana," katanya.

Bobby menjelaskan kepada Tito Karnavian terkait rencana pemekaran tersebut. Ia pun mengingatkan Bupati Batu Bara agar bisa mempertimbangkan langkah tersebut.

"Izin pak Mendagri, Pak Bupati Batu Bara ingin mekar katanya menjadi Provinsi Sumatera Pantai Timur. Saya sampaikan seperti yang pernah dibilang pak Mendagri bukan hanya pemekaran saja yang harus dibicarakan, tapi juga penggabungan," ujarnya.

"Jadi hati-hati juga pak Bahar karena takutnya bukan malah berkembang, hilang pula nanti takutnya, nanti bersatu lagi dengan Asahan gak enak juga, bukan mekar malah menciut," ucapnya.

Bobby saat diwawancarai usai acara Musrenbang menegaskan jika pemekaran bukan hal yang mudah. Menurutnya, kondisi Kabupaten Batu Bara saat ini masih belum cukup mandiri terkait keuangan.

"Ya jangan hanya gerakan politik, gerakan pembangunan saja. Saya sampaikan tadi untuk membangun suatu daerah itu anggarannya banyak. Batu Bara itu 70 persen anggarannya masih berasal dari transfer daerah, sementara Sumut 60 persen sudah menghidupi dirinya sendiri dengan PAD," tuturnya.

Ia pun menekankan daerah harus fokus membenahi diri dan pembangunan yang ada baru memikirkan untuk pemekaran.

"Jadi harusnya daerah perbaiki dulu lah, kalau sudah bisa menghidupi dan membiayai diri membiayai dengan PAD yang tinggi kita terbuka saja, bukan anti atau menutup mata. Indikatornya diperbaiki dulu dan masyarakat sejahtera, cita-cita tercapai. Jangan politiknya dulu diutamakan, rebut-rebutan jadi Gubernur susah juga jadinya," kata Bobby.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN