Saturday, July 11, 2026
home_banner_first
SUMUT

Petani di Kecamatan Porsea Mulai Melakukan Penebusan Pupuk Subsidi

Mistar.idSabtu, 11 Juli 2026 pukul 19.43 WIB
petani_di_kecamatan_porsea_mulai_melakukan_penebusan_pupuk_subsidi_

Pupuk Subsidi yang dijual oleh kios di Porsea. (Foto: Nimrot/Mistar).

news_banner

Toba, MISTAR.ID (11/7/2026) - Pengurus kelompok tani di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba mengimbau kepada anggotanya untuk segera mengumpulkan uang untuk biaya penebusan pupuk subsidi dari kios penyalur pupuk subsidi.

‎‎Salah seorang anggota kelompok tani di Kecamatan Porsea, Riana, mengatakan telah ada pemberitahuan dari pengurus kelompok tani untuk mengumpulkan uang agar segera mungkin diserahkan kepada bendahara kelompok tani, dan nantinya diserahkan kepada kios.

‎‎"Kendati biaya untuk penebusan (membeli) pupuk subsidi telah diberikan kepada bendahara dan diserahkan kepada kios, bukan serta-merta pupuk langsung ada dan bisa kita ambil dari kios," ujar Riana, Sabtu (11/7/2026).

‎‎Menurut dia, anggota kelompok tani masih harus menunggu dari Pelaku Usaha Distributor (PUD) yang dipercaya PT Pupuk Indonesia, kemudian diberikan kepada kios dan kemudian kios mengabari kepada pengurus kelompok bahwa pupuk sudah sampai ke kios dan dapat diambil.

‎‎"Sebelum mengambil pupuk yang sudah dibayar petani lebih dulu, ada tahapan petani harus difoto dan dimintai KTP dengan menggunakan aplikasi dari pemilik kios. Ribet aturan yang dibuat untuk menebus pupuk, dimana data kita diminta berulang-ulang. Jika tidak dipatuhi, pupuk tidak dapat kita ambil padahal telah dibayar," tuturnya.

‎‎Terpisah, salah seorang Ketua Kelompok Satahi Desa Patane 1, Kecamatan Porsea, Hengki Sirait, membenarkan telah ada pemberitahuan dari kios kalau pupuk sudah bisa ditebus, tetapi harus membayar biaya penebusan sebelum pupuk datang.

‎‎"Jika seluruh anggota telah melakukan pembayaran barulah diserahkan kepada kios penyalur pupuk subsidi, uang penebusan harus dilunasi petani barulah jika pupuk datang bisa ditebus, intinya bayar dulu baru pupuk ada (bisa dibeli)," ucapnya.

‎‎Disampaikannya, untuk harga pupuk subsidi yang dibanderol kepada anggotanya, untuk Urea per zak Rp105.000 dan Phonska per zak Rp110.000. Harga ini sudah termasuk biaya antar tempat sampai ke rumah anggota.

‎‎"Masing-masing anggota mendapatkan jatah pupuk subsidi untuk dibeli sudah ditentukan. Untuk Phonska 3 zak dan Urea 2 zak," tuturnya. (nimrot)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN