Petani di Kecamatan Porsea Kesulitan Mendapatkan Benih Ikan Mas Berkualitas

Ilustrasi ikan mas. (foto:istimewa)
Toba, MISTAR.ID (4/7/2026)-Petani padi di Kecamatan Porsea hampir usai melaksanakan panen raya dan memulai membentuk sawah menjadi kolam ikan, namun mereka terkendala untuk memenuhi kebutuhan benih ikan berkualitas.
Salah seorang petani di Kecamatan Porsea, Togi, mengatakan sejak sepuluh 15 tahun terakhir, ketersediaan benih ikan mas tidak ada lagi didapatkan dari petani di Kecamatan Porsea, sebab tidak seberapa yang memelihara indukan yang dijadikan benih.
"Adapun yang memilki indukan hanya mampu untuk benih dirinya saja dan beberapa petani, ujungnya mayoritas petani membeli bibit dari luar kota seperti Kota Pematangsiantar," ucapnya, Sabtu (4/7/2026).
Menurut dia, dampak dari pembelian benih ikan dari luar kota menyebabkan banyak benih saat dimasukkan ke kolam mengalami kematian. Angkanya mencapai hingga 30 persen sehingga petani mengalami kerugian.
"Dimungkinkan penyebab kematian ikan karena terkejut dengan kondisi air, dimana perubahan suhu air yang ada di Pematangsiantar lebih panas, sedangkan di Kecamatan Porsea suhunya lebih dingin sehingga ikan sulit beradaptasi," ujar Togi.
Petani lainnya, F. Sirait, mengatakan perlunya Pemerintah Kabupaten Toba, khususnya Dinas Ketahanan Pangan untuk mencari solusi ketersediaan benih ikan mas sehingga meminimalisir tingkat kematian benih.
"Semisal membuat penangkaran benih ikan mas di salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Toba sehingga benih ikan cepat beradaptasi dengan kondisi air. Soalnya kondisi air di setiap kecamatan di kabupaten ini terbilang tidak jauh berbeda," tuturnya. (*)
PREVIOUS ARTICLE
Sungai Batu Gingging Meluap, Puluhan Hektar Sawah Milik Warga Tanjung Morawa Terendam





















