Thursday, July 2, 2026
home_banner_first
SUMUT

Perkuat Ekonomi Desa, BUMD Nias Barat Salurkan Ratusan Bibit Babi kepada BUMDes

Mistar.idSelasa, 12 Mei 2026 pukul 21.47 WIB
perkuat_ekonomi_desa_bumd_nias_barat_salurkan_ratusan_bibit_babi_kepada_bumdes

Direktur BUMD Nias Barat, Tolosokhi Halawa melakukan serah terima bibit babi kepada pengurus BUMDes. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Nias Barat, MISTAR.ID

BUMD Kabupaten Nias Barat menyalurkan sebanyak 175 ekor bibit babi kepada enam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Nias Barat, Selasa (12/5/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui sektor peternakan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari realisasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu dan Sozisokhi Hia melalui program “Nias Barat Cerah, Cerdas, Sehat dan Sejahtera”, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis desa dan pengembangan ketahanan pangan.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Nias Barat, Eka Setiaman Lomboe menjelaskan seluruh ternak yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan karantina secara ketat sebelum tiba di Nias Barat.

“Sebanyak 175 ekor ternak babi disalurkan kepada enam Bumdes yang difasilitasi oleh BUMD. Ternak tersebut didatangkan dari Kabupaten Simalungun dan seluruhnya telah melewati tahapan karantina,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses pengadaan ternak dilakukan secara hati-hati melalui analisa risiko dari dinas peternakan serta mengikuti arahan pimpinan daerah.

“Kita pastikan dari dinas peternakan telah dilakukan penyusunan analisa risiko. Semua uji laboratorium dan karantina telah kita kantongi sehingga tidak ada permasalahan. Buktinya, dari Simalungun hingga tiba di Nias Barat tidak ada kendala,” katanya.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan usaha peternakan.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias Barat juga telah melaksanakan sosialisasi kepada seluruh pengurus Bumdes serta memberikan pelatihan kepada anak kandang agar pengelolaan peternakan berjalan dengan baik dan profesional.

Bahkan, demi keberhasilan program peternakan tersebut, tenaga dokter hewan dari DKPPP dipastikan akan terus melakukan pendampingan kepada Bumdes di seluruh wilayah Nias Barat.

“Sebelum ternak ini sampai, kami telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pengurus Bumdes Kabupaten Nias Barat, termasuk pelatihan anak kandang agar pengelolaan ternak dapat berjalan maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur BUMD Kabupaten Nias Barat, Tolosokhi Halawa mengatakan bahwa pembagian ternak babi kepada enam Bumdes tersebut merupakan gelombang perdana dan penyaluran akan terus dilanjutkan secara bertahap.

“Pembagian ternak babi kepada enam Bumdes hari ini merupakan gelombang pertama. Penyaluran akan terus dilanjutkan hingga seluruh Bumdes yang telah melakukan pemesanan pengadaan bibit babi melalui BUMD dapat menerima bagiannya,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa selama ini proses pengadaan ternak sering terkendala berbagai perizinan. Namun, pihaknya memastikan ternak yang difasilitasi kali ini merupakan bibit unggul, sehat, dan memiliki pertumbuhan yang cepat.

“Selama ini yang menjadi kendala adalah berbagai macam izin yang diurus. Namun untuk saat ini kita pastikan ternak babi yang kita fasilitasi merupakan bibit unggul, sehat, dan memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha peternakan Bumdes,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen BUMD dalam mendukung keberlangsungan usaha Bumdes, termasuk membantu pemasaran hasil ternak di masa mendatang.

“Jika Bumdes ke depannya kewalahan untuk pemasaran, maka kami dari BUMD siap menampung. Tetapi apabila Bumdes merasa lebih beruntung dengan menjual di luar BUMD, maka itu juga lebih baik karena yang terpenting usaha peternakan masyarakat dapat berkembang dan memberikan keuntungan bagi desa,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN