Wednesday, August 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Labura Dorong Anak Tumbuh Aman, Sehat, dan Berdaya Saing

Mistar.idRabu, 5 Agustus 2026 pukul 20.04 WIB
labura_dorong_anak_tumbuh_aman_sehat_dan_berdaya_saing

Wabup Labura H Samsul Tanjung saat memberi sambutan pada peringatan HAN 2026 di aula Ahmad Dewi Syukur Aekkanopan, Rabu (5/8/2026). (foto : dok pemkab labura/mistar)

news_banner

Labura, MISTAR.ID - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus yang berkualitas.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Labura H Samsul Tanjung saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Aula Ahmad Dewi Syukur Aekkanopan, Rabu (5/8/2026).

Menurut Samsul, anak merupakan aset penting bagi masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, pemenuhan hak anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

"Setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, jaminan kesehatan, perlindungan yang menyeluruh, serta kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam lingkungan," ujarnya.

Ia menegaskan, anak harus mendapatkan ruang yang mendukung agar dapat tumbuh secara optimal, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun pembentukan karakter.

Samsul juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif dalam mendampingi perkembangan anak melalui berbagai kegiatan positif, seperti bermain, belajar bersama, dan berolahraga. Pendampingan yang baik dinilai mampu membentuk anak yang sehat, tangguh, serta memiliki daya saing di masa depan.

Peringatan HAN 2026 di Labura mengusung semangat sesuai tema Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), yakni "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan".

Dalam kesempatan itu, Anggota DPR RI Trinovi Khairani Sitorus turut mengingatkan pentingnya perlindungan anak di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan manfaat besar bagi anak, namun juga menghadirkan tantangan yang harus diantisipasi bersama.

"Perlindungan anak di ruang digital membutuhkan peran bersama, mulai dari orang tua, sekolah, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Ia mengajak semua pihak menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, tidak hanya di kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam ruang digital agar anak dapat berkembang dengan baik dan memanfaatkan teknologi secara positif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, Ketua KPAD Labura H Idris Aritonang beserta jajaran. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN