Kapal Tanker Terdampar di Pantai Labu Akibat Badai Selat Malaka

Kapal tanker yang terdampar di bibir pantai Desa Rugemuk Kecamatan Pantai Labu.(Foto: sembiring/ mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Sebuah kapal tanker terdampar di pesisir Pantai Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Senin (24/11/2025).
Kapal tersebut menarik perhatian warga yang berbondong-bondong datang ke tepi pantai untuk melihat kondisi kapal dari dekat.
Menurut warga, kapal tanker itu diduga terpaksa menepi akibat badai dan ombak besar yang melanda perairan Selat Malaka dalam sepekan terakhir. Seorang nelayan setempat, Muin, mengatakan cuaca ekstrem membuat aktivitas laut lumpuh.
“Sudah sepekan ini badai dan ombak besar terjadi di Laut Selat Malaka. Tak hanya nelayan yang tidak berani melaut, sebuah kapal tanker juga sampai terdampar di Pantai Labu,” ujarnya.
Meski kapal terlihat jelas dari bibir pantai, tidak satu pun awak kapal yang turun. Warga menduga nahkoda dan kru memilih tetap berada di atas kapal sambil menunggu cuaca kembali bersahabat sebelum melanjutkan perjalanan.
Badai yang melanda Selat Malaka juga berdampak langsung pada nelayan tradisional di Kecamatan Pantai Labu. Banyak nelayan memilih tidak melaut karena tingginya risiko keselamatan. Sebagian hanya beroperasi di area pesisir yang lebih aman.
Akibat pasokan ikan berkurang drastis, harga ikan di tingkat pedagang dilaporkan meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Cuaca buruk tidak hanya mengganggu aktivitas melaut. Angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir juga merusak sejumlah gubuk wisata di tepi pantai serta menumbangkan pepohonan di beberapa titik.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan kondisi kapal serta memberikan imbauan resmi terkait cuaca ekstrem, mengingat aktivitas masyarakat pesisir bergantung pada kondisi laut.
























