Hujan Lebat dan Petir Ancam Sumut Sore Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sumatera Utara. (foto:bmkg/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, Senin (24/11/2025) pukul 14.00 WIB. Dalam rilis tersebut, BMKG menyebut adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai kilat/petir dan angin kencang yang mulai terjadi sekitar pukul 14.30 WIB hingga 17.30 WIB.
Peringatan ini menandai peningkatan aktivitas atmosfer di berbagai daerah, terutama memasuki puncak musim hujan ketika ancaman bencana hidrometeorologi meningkat drastis.
Awal Dampak: Pesisir Barat hingga Pegunungan Mulai Terimbas
Beberapa wilayah pertama yang masuk status siaga antara lain:
- Tapanuli Tengah: Manduamas, Pasaribu Tobing
- Tapanuli Selatan: Muara Batang Toru
- Nias: Ma’u, Somolo-Molo
- Mandailing Natal: Muara Batang Gadis
- Nias Selatan: Teluk Dalam, Amandraya, Lolomatua, Fanayama, Aramo, dan kecamatan lainnya
- Humbang Hasundutan: Parlilitan, Onan Ganjang, Tarabintang
- Nias Utara: Alasa
- Nias Barat: Lolofitu Moi
- Kota Gunungsitoli: Gunungsitoli Utara
Daerah-daerah ini berada pada jalur pembentukan awan Cumulonimbus yang berkembang cepat pada siang hari. Kawasan pesisir barat Sumut serta Kepulauan Nias secara klimatologis memang lebih mudah terdampak aktivitas awan konvektif dari Samudera Hindia.
Ancaman Meluas: Hampir Seluruh Sumut Berstatus Waspada
BMKG menjelaskan bahwa potensi hujan lebat akan meluas signifikan ke puluhan kecamatan di lebih dari 20 kabupaten/kota, mencakup wilayah pesisir barat, lembah, dataran tinggi Bukit Barisan, hingga kawasan pesisir timur.
Selain Tapanuli, ancaman cuaca ekstrem juga berpotensi meluas ke:
- Langkat: Stabat, Pangkalan Susu, Besitang, Gebang, Bahorok
- Deli Serdang: Tanjung Morawa, Sunggal, Percut Sei Tuan, Lubuk Pakam, Pantai Labu
- Karo: Laubaleng, Mardingding, Naman Teran
- Dairi dan Pakpak Bharat: Sidikalang, Tigalingga, Salak, Pergetteng-getteng Sengkut
- Simalungun dan Toba: sejumlah kecamatan terdampak
- Mandailing Natal: dari Panyabungan hingga Natal dan Muara Sipongi
- Nias Selatan, Barat, Utara dan Kota Gunungsitoli: sebagian besar wilayah
- Medan: Medan Belawan, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan
- Binjai, Tebing Tinggi, Padangsidimpuan: seluruh kecamatan
Cakupan peringatan sedemikian luas menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, genangan cepat, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas harian.
Imbauan BMKG: Waspada Hingga 17.30 WIB
BMKG mengimbau masyarakat untuk:
- Menghindari aktivitas luar ruang saat petir mulai terdengar
- Berhati-hati terhadap pohon tumbang di jalan raya
- Memastikan drainase rumah tidak tersumbat
- Menghindari tepi sungai, medan miring, dan daerah rawan longsor
- Mengutamakan keselamatan saat berkendara ketika jarak pandang menurun
Pihak BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah tetap memantau pembaruan informasi cuaca agar dapat mengambil langkah antisipatif sejak dini.
BMKG menyebut kondisi cuaca diperkirakan masih berlangsung hingga 17.30 WIB sehingga seluruh pihak diminta tetap waspada.
(*/ai/hm27)













