Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jelang Idulfitri, Polres Tapteng dan Pemkab Siagakan 5 Pos Pengamanan

Mistar.idKamis, 12 Maret 2026 pukul 20.03 WIB
jelang_idulfitri_polres_tapteng_dan_pemkab_siagakan_5_pos_pengamanan

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, didampingi Kapolres, AKBP Muhammad Alan Haikel memeriksa barisan apel gelar pasukan. (foto: Humas Polres Tapteng/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng menyiagakan lima pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis.

Hal itu disampaikan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 Bupati Tapteng Masinton Pasaribu didampingi Kapolres Tapteng, AKBP Muhammad Alan Haikel, di Lapangan Mako Polres Tapteng, Kamis (12/3/2026).

Apel yang turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut menandai dimulainya secara resmi pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 di wilayah Kabupaten Tapteng.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Kapolres menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya pengamanan secara serentak.

Bupati Masinton Pasaribu mengatakan, untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idulfitri, Polres Tapteng bersama instansi terkait menyiagakan lima pos di lokasi rawan dan pusat keramaian.

Kelima pos tersebut terdiri dari dua Pos Pengamanan (Pos Pam) yang berada di Kecamatan Pandan dan Kecamatan Sarudik, dua Pos Pelayanan (Pos Yan) di Kecamatan Sibabangun serta Kecamatan Tapian Nauli (Rampah–Poriaha), dan satu Pos Terpadu di Bandara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Pinangsori.

Pos terpadu di bandara tersebut disiapkan khusus untuk memantau arus mudik masyarakat yang menggunakan jalur udara. “Saya mengingatkan seluruh petugas di lapangan agar mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat,” ujar Masinton.

Sementara itu, Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar dapat menitipkan kendaraan bermotor di kantor kepolisian terdekat guna menjaga keamanan.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara Pemkab, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ di Tapanuli Tengah,” katanya.

Sebelumnya, Masinton juga membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanat tersebut disebutkan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan bentuk komitmen lintas sektor dalam mengamankan arus mudik serta perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Fokus utama pengamanan adalah menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), mengingat potensi pergerakan masyarakat tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang,” ujar Masinton saat membacakan amanat Kapolri.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN