Enam Negara Hadiri Latma Kemanusiaan Internasional Pacific Partnership 2026 di Tapteng

Kapuskes TNI, Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, dan Vice Chief Reserve Policy and Integration for Bureau of Medicine and Surgery US Navy, RADM David Buzzeti, bersama Forkopimda usai upacara pembukaan Latma Kemanusiaan Internasional Pacific Partnership 2026. (Foto: Feliks/Mistar)
Dalam kesempatan itu, Hadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapteng dan masyarakat atas dukungan yang diberikan, serta kepada seluruh kementerian, lembaga, TNI-Polri, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan mitra internasional yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Vice Chief Reserve Policy and Integration for Bureau of Medicine and Surgery US Navy, RADM David Buzzeti, menyampaikan melalui Latma Pacific Partnership diharapkan dapat terbentuk komunitas yang semakin kuat.
"Di sini bukan hanya memberikan training dan pelatihan melalui tenaga-tenaga ahli kami, baik di bidang kesehatan, bidang teknis, maupun disaster management. Tetapi kami berharap hubungan komunikasi antara setiap divisi atau setiap agensi bersama-sama dengan kami juga menjadi lebih kuat," ujarnya.
Dari sisi kemiliteran, lanjut David, pihaknya berharap kolaborasi ini dapat membangun kerja sama yang lebih baik antara Indonesia dan Amerika Serikat.
"Yang paling inti adalah bagaimana untuk bisa secara terus-menerus bekerja sebagai tim untuk menghasilkan sesuatu yang jauh lebih baik dan lebih kuat," tuturnya.
Usai upacara, acara dilanjutkan dengan pertunjukan marching band dan tarian kolosal daerah yang ditampilkan pelajar SMA Matauli. Para peserta yang hadir turut berjoget di Lapangan GOR Pandan, kemudian acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah di Gedung GOR Pandan.
Usai acara, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Latma Pacific Partnership 2026 dan dipilihnya Kabupaten Tapteng sebagai tuan rumah. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya berkaitan dengan bidang pertahanan, tetapi juga kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan manajemen kebencanaan.
"Kemarin, kegiatan Pacific Partnership bersama sektor tentara Amerika Serikat telah memberikan bantuan berupa perbaikan beberapa sekolah dan juga edukasi pembelajaran bahasa Inggris kepada anak-anak di Kabupaten Tapteng," ujarnya.
Masinton juga berharap Pacific Partnership turut membantu meringankan beban korban bencana serta mempersiapkan Tapteng sebagai daerah yang tangguh menghadapi bencana.
"Pacific Partnership merupakan kegiatan yang sangat positif dalam rangka peningkatan kerja sama antarnegara. Harapan kami, penguatan dari sisi kepedulian dan kemanusiaan juga menjadi bagian dari tugas-tugas pertahanan," tutupnya. (hm25)


















