Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Dorong Transformasi Layanan Dasar, Pemko Tanjungbalai Luncurkan Pilot Project Posyandu 6 SPM di Sijambi

Mistar.idRabu, 19 November 2025 pukul 19.18 WIB
dorong_transformasi_layanan_dasar_pemko_tanjungbalai_luncurkan_pilot_project_posyandu_6_spm_di_sijambi_

Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, dalm kegiatan Pilot Project Posyandu Simulasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Sijambi. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Tanjungbalai, MISTAR.ID

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus memperkuat peningkatan layanan dasar masyarakat melalui penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Komitmen ini tampak dari kehadiran Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, dalam kegiatan Pilot Project Posyandu Simulasi 6 SPM di Posyandu Kemuning, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Rabu (19/11/2025).

Agenda ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang digelar sehari sebelumnya di Kelurahan Sei Merbau. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan posyandu sebagai pusat layanan terpadu yang sejalan dengan program nasional melalui Rakornas Posyandu 2025.

Program Pilot Project Posyandu Simulasi 6 SPM bertujuan mengoptimalkan peran posyandu dalam enam sektor utama, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pemberdayaan dan Perlindungan Sosial, dan Lingkungan Hidup/Trantibumlinmas.

Dengan simulasi ini, Posyandu Kemuning disiapkan sebagai posyandu model yang memberikan layanan menyeluruh, mulai dari skrining kesehatan ibu-anak, imunisasi, edukasi gizi, hingga pemberdayaan kader serta intervensi lintas sektor pendukung kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Fadly Abdina menegaskan penerapan 6 SPM merupakan implementasi nyata dari program pusat dan provinsi yang kini dijalankan hingga tingkat kelurahan.

“Keberhasilan bidang kesehatan memerlukan dukungan pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan, hingga keamanan lingkungan. Enam layanan ini menjadi pondasi penting dalam percepatan penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Fadly juga menyatakan pemantauan dan evaluasi posyandu akan diperkuat sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. “Posyandu kini bukan sekadar tempat penimbangan balita. Pelayanannya jauh lebih luas, terintegrasi, dan menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia berharap pilot project di Posyandu Kemuning menjadi awal transformasi posyandu di seluruh Tanjungbalai. “Mari bersama mendukung keberlanjutan Posyandu 6 SPM ini sesuai visi Tanjungbalai EMAS: Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera,” ucapnya. (hm24)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN