Monday, June 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

Dokter Puskesmas Bakal Gajah SPP Meninggal Dunia di IGD RSUD Sidikalang, Dinkes Dairi Berduka

Mistar.idMinggu, 26 April 2026 19.50
journalist-avatar-top
JM
dokter_puskesmas_bakal_gajah_spp_meninggal_dunia_di_igd_rsud_sidikalang_dinkes_dairi_berduka

dr Kristian Timbul Natal Girsang semasa hidunya.(Foto: Istimewa/mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Dokter Umum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang satu-satunya bertugas sebagai dokter umum di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bakal Gajah, Silima Pungga-pungga (SPP), dr Kristian Timbul Natal Girsang meninggal dunia di IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidilkalang Kabupaten Dairi, Minggu (26/4/2026).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dairi menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya dr Kristian Girsang, yang selama ini telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Puskesmas Bakal Gajah Kecamatan Silima Pungga pungga.

"Kami sangat kehilangan sosok tenaga medis yang berdedikasi, profesional, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pasien dan lingkungan kerja. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan. Semoga jasa dan pengabdian almarhum menjadi teladan bagi kita semua. Hormat kami, Dinas Kesehatan Dairi," kata Seketaris Dinkes Dairi, Imelda Purba kepada mistar, Minggu (26/4/2026).

Sebelumnya, informasi meninggalnya dokter berusia 37 tahun itu diperoleh mistar dari perawat di puskesmas, sekaligus Pj Klaster I membidangi Administrasi dan Manajemen dan kepegawaian pada Puskesmas Bakal Gajah, Budianto Sagala melalui whatsapp, Minggu (26/4/2026).

Budianto menuturkan ia yang membawa almarhum ke RSUD Sidikalang. Mendiang sudah sakit sejak kurang lebih satu bulan, dikarenakan awalnya terserang Demam Berdarah (DBD), kemudian diopname di RSUD Sidikalang.

Dalam pemeriksaan medis didapati penyakit penyerta yang diderita, yaitu saraf terjepit dan tumor jinak di sekitar area pinggang dekat bagian tulang belakang. Kemudian lanjut dioperasi di salah satu RS dimedan dan selanjutnya mendiang melakukan pengobatan rawat jalan.

Dalam proses pengobatan ternyata sakit bertambah parah, karena sesungguhnya ia rencana akan check up ke RS di Lubuk Pakam. Tetapi Sabtu (25/4/20326) malam kondisinya menurun, kemudian dirujuk ke RSUD Sidikalang.

Pukul 05.23 WIB Minggu (26/4/2026) dr Kristian dinyatakan meninggal oleh pihak dokter di IGD RSUD Sidikalang. Selanjutnya, jenazah dikreasi, langsung diberangkatkan ke kediaman orang tuanya di Lubuk Pakam. "Atas kepergian beliau, kami sedih dan tidak lagi ada dokter di Puskesmas Bakal Gajah," ucap Budianto.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN