Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
SUMUT

Demo Berujung Kesepakatan, Perbaikan Jalan Asahan Masuk Anggaran Pemprov Sumut 2027

Mistar.idSelasa, 23 Juni 2026 pukul 19.26 WIB
demo_berujung_kesepakatan_perbaikan_jalan_asahan_masuk_anggaran_pemprov_sumut_2027

Massa Unjuk Rasa (Unras) dari Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pejuang Bangsa (APMPB) berhasil mendapatkan kepastian dari Wakil Gubernur Sumatera Utara. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (23/6/2026) – Massa unjuk rasa dari Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pejuang Bangsa (APMPB) akhirnya mendapatkan kepastian dari Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Ruas Jalan nomor 54 Asahan yang menjadi tuntutan perbaikan dipastikan akan dianggarkan pada tahun 2027 mendatang.

Sebelumnya, massa APMPB telah melakukan unjuk rasa di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut. Ratusan massa kemudian beralih ke Kantor Gubernur Sumut untuk menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan di Kabupaten Asahan.

Perwakilan massa akhirnya dipersilakan menemui Wakil Gubernur Sumut, Surya, di ruang kerjanya. Sekretaris Jenderal APMPB, Muhammad Arifsyah Parlindungan, mengatakan hasil pertemuan tersebut berjalan baik.

“Alhamdulillah hasil pertemuan kita sore ini bertemu dengan Bapak Wakil Gubernur,” ujarnya kepada wartawan usai pertemuan, Selasa (23/6/2026).

Arif mengatakan, ruas Jalan nomor 54 Asahan yang meliputi kawasan Silo Bonto, Silo Baru, dan Pematang Sungai Baru yang berbatasan dengan Kota Tanjungbalai akan dimasukkan dalam anggaran perbaikan tahun 2027.

“Hasilnya beliau (Wagub) menyampaikan untuk pembangunan ruas Jalan provinsi nomor 54 itu akan dimasukkan ke anggaran tahun 2027. Kami menunggu realisasi jalan tersebut yang panjangnya sekitar 6 kilometer,” ucapnya.

Ia menyebut, pihaknya sebelumnya mengupayakan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menggunakan Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk percepatan perbaikan jalan tersebut.

“Memang awalnya ada upaya kami agar pembangunan memakai BTT, tetapi menurut Wakil Gubernur itu cukup rumit karena ada sejumlah persyaratan, jadi diputuskan diprioritaskan pada anggaran 2027,” tuturnya.

Arif berharap Pemprov Sumut dapat merealisasikan komitmen tersebut agar tidak diperlukan aksi lanjutan di kemudian hari.

“Kami sudah sampaikan kepada Pak Wagub tadi, jangan sampai kami datang berkali-kali. Semoga dengan adanya pertemuan hari ini, jalan itu benar-benar terealisasi pembangunannya,” katanya. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN