Jalan Penghubung Tiga Kecamatan di Asahan Rusak Parah, Warga Minta Segera Diperbaiki

Kondisi jalan kabupaten di Desa Sei Alim Hasak yang menghubungkan tiga kecamatan di Kabupaten Asahan dan dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah. (Foto: Perdana/Mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Sei Dadap, Kecamatan Air Batu, dan Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, semakin memprihatinkan. Kerusakan yang telah berlangsung bertahun-tahun membuat aktivitas warga terganggu dan memunculkan desakan agar pemerintah segera melakukan perbaikan.
Jalan sepanjang sekitar lima kilometer yang melintasi Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dadap, tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain menjadi penghubung antarwilayah, ruas jalan itu juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian warga.
Pantauan di lokasi menunjukkan permukaan jalan dipenuhi lubang dan mengalami kerusakan di sejumlah titik. Saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi kubangan yang menyulitkan pengendara melintas. Sebaliknya, pada musim kemarau, debu tebal beterbangan dan mengganggu kenyamanan warga di sekitar jalan.
Ruas jalan tersebut menghubungkan Kelurahan Sentang di Kecamatan Kisaran Timur dengan Desa Sei Alim Hasak, Desa Sei Dadap III/IV, dan Desa Bahung Sibatu-batu di Kecamatan Sei Dadap. Jalur yang sama juga menjadi akses menuju Desa Sijabut Teratai dan Desa Danau Sijabut di Kecamatan Air Batu.
Warga menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena lokasi jalan tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Asahan di Kota Kisaran. Meski menjadi akses utama ribuan warga, jalan tersebut hingga kini belum mendapat perbaikan yang memadai.
Salah seorang warga, Budi Sirait, mengaku kecewa karena kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama tanpa adanya pembangunan secara menyeluruh.
"Sudah hampir dua puluh tahun jalan ini belum mendapat pembangunan yang layak. Padahal ini merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas setiap hari," ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Menurut Budi, kerusakan jalan tidak hanya menghambat distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi warga, tetapi juga berdampak terhadap para pelajar yang setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk pergi ke sekolah.
Ia menambahkan, lubang yang cukup dalam di sejumlah titik jalan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, terutama saat hujan turun dan genangan air menutupi permukaan jalan yang rusak.
"Kasihan anak-anak sekolah dan masyarakat yang bekerja setiap hari. Kondisi jalan seperti ini sangat berbahaya dan bisa mengancam keselamatan pengguna jalan," katanya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Asahan segera menjadikan perbaikan jalan tersebut sebagai prioritas pembangunan infrastruktur daerah. Selain untuk mendukung aktivitas ekonomi, perbaikan jalan juga dinilai penting demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Warga juga berharap Bupati dan Wakil Bupati Asahan dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di tiga kecamatan tersebut.
Hingga kini, warga Desa Sei Alim Hasak dan sejumlah desa lainnya masih menantikan langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Asahan, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk merealisasikan perbaikan jalan yang telah lama diharapkan.
BERITA TERPOPULER























