Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jamaah Haji Sergai Terbantu Lunas ONH Rp20,8 Juta dari Bantuan UEA

Mistar.idSelasa, 23 Juni 2026 pukul 19.31 WIB
jamaah_haji_sergai_terbantu_lunas_onh_rp208_juta_dari_bantuan_uea

Saniah, jamaah haji asal Sergai yang terbantu pelunasan ONH, didampingi anaknya saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Damanik/Mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID - Saniah (72), seorang wanita jamaah haji asal Dusun 1, Desa Suka Jadi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan keluarganya bersyukur karena hutang ongkos naik haji (ONH) sebesar Rp20.800.000 dilunasi oleh Uni Emirate Arab (UEA) yang disalurkan lewat Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj dan Umrah RI) pada Sabtu (20/6/2026) lalu.

Siti Masithah anak Saniah menceritakan, ibunya yang bekerja tiap hari menjadi buruh cuci ini awalnya mendaftar haji pada tahun 2013 dengan menabung sebanyak Rp25.100.000. Sedangkan pelunasan ONH sebesar Rp18 juta, mereka harus mencari pinjaman.

"Awalnya mamak didaftarkan oleh orang tua angkat adik saya sebesar Rp25 juta. Waktu pelunasan itu kami hutang sana, hutang sini sama saudara-saudara. Alhamdulillah pemerintah sudah bantu kami melunasi Rp20.800.000 melalui transfer ke rekening ibu saya. Alhamdulillah kami sudah bayar semua hutang. Ada pun tersisa sikit (uang bantuan), mudah-mudahan untuk kenduri kami, untuk ayah kami 40 hari meninggal" ucapnya saat mendampingi ibunya di kediamannya, Selasa, (23/6/2026).

Sementara itu, Kakankemenhaj dan Umrah Sergai H Hasan Basri mengatakan, mereka mengetahui kondisi Saniah setelah Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Wamenhaj dan Umrah RI) Dahnil Anzar Simanjuntak mengunjungi kediaman Saniah pada momen pemberian bantuan tersebut pada Sabtu (20/6/2026) lalu.

"Kami baru tau setelah dikabari ada jamaah kita yang dapat bantuan. Kemudian kami cari alamatnya karena ada kunjungan wamen ke sana" ungkapnya.

Dikatakannya lebih lanjut, dia hari sebelum Saniah kembali ke tanah air, suaminya meninggal dunia.

"Ketika dua hari menjelang pulangan kloter 8 itu meninggal suaminya. Mungkin di situ ada ketertarikan humas provinsi sampai ke pusat mungkin menyoroti itu. Saat kunjungan Wamen ngobrol-ngobrol di sana adalah semacam berkembangnya pembicaraan tentang setoran awal, tentang pelunasan. Awalnya mendaftar dibantu keluarga, pelunasan, pinjam sana- pinjam sini lah. Kami nggak tahu ada jamah seperti itu. Bukan dari Kemenahaj kita yang memberikan laporan ke Kementerian adanya jemaah Sergai yang terutang. Kami pun terkejut ada jamaah kita yang dapat bantuan dari Uni Emirate Arab" pungkasnya.

Diketahui, Kementerian Haji dan Umrah menemukan bahwa banyak jamaah haji yang terjerat utang. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (21/6/2026)

Dahnil menceritakan hal itu usai berkunjung ke rumah salah satu Jamaah Haji 2026 di Serdang Bedagai. "Nek Sania (72) namanya. Beliau janda, dan tinggal menumpang di rumah anaknya di Serdang Bedagai," kata Dahnil dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN