Buka MTQ Santri Gemar Mengaji 2026, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Generasi Cinta Al-Qur’an

Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian saat menyampaikan arahan sebelum pembukaan MTQ. (foto: Diskominfo Tebing Tinggi/Mistar)
Tebing Tinggi, MISTAR.ID - Musabaqah Tartil Qur’an (MTQ) Santri Gemar Mengaji Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk mengukur kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan memiliki karakter religius.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih saat membuka MTQ Santri Gemar Mengaji di Gedung Hj. Sawiyah, Jalan Dr. Sutomo, Kota Tebing Tinggi, Jumat (2/10/2026).
Menurut Iman, kegiatan tersebut hendaknya tidak dipandang sebatas perlombaan untuk menentukan siapa yang menang dan kalah. Lebih dari itu, MTQ menjadi ruang pembinaan sekaligus sarana menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini.
“Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil, InsyaAllah ketenangan jiwa, kejernihan pikiran dan keluhuran budi pekerti akan tumbuh di dalam diri anak-anak kita sejak dini,” ujar Iman.
Ia juga mengajak para peserta untuk mengikuti perlombaan dengan percaya diri dan menjunjung sportivitas. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus dapat menjadi kesempatan bagi para santri untuk mempererat silaturahmi serta melihat sejauh mana hasil pembelajaran mengaji yang telah mereka dapatkan dari guru dan orang tua.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya LPTQ bersama Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam memperkuat pembinaan mental dan spiritual generasi muda.
“Tujuannya untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta mewujudkan generasi Qur’ani yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia,” kata Erwin.
Ia menyebutkan, MTQ Santri Gemar Mengaji tahun ini diikuti 181 peserta. Mereka terdiri dari 89 santri laki-laki dan 92 santri perempuan yang merupakan utusan dari 106 masjid di Kota Tebing Tinggi.
Erwin menambahkan, pembinaan generasi Qur’ani tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam mewujudkan kota yang religius, termasuk mendorong rumah ibadah sebagai pusat pembentukan karakter.
Dengan dibukanya MTQ tersebut, para santri diharapkan tidak hanya berlomba menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membawa nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
















































