BMKG Update Peringatan Dini: Hujan Lebat dan Petir Ancam Sumut Malam Ini

Update Peringatan Dini Cuaca Sumatera Utara. (foto:bmkg/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 19.20 WIB. Sejumlah daerah diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 19.30 WIB.
Dalam keterangan prakirawan BMKG Sumatera Utara, kondisi cuaca ekstrem ini diprediksi masih dapat berlangsung hingga pukul 23.00 WIB.
Sejumlah Daerah Masuk Zona Siaga
Wilayah yang berpotensi terdampak pada fase awal antara lain Manduamas di Kabupaten Tapanuli Tengah. Selain itu, sejumlah kecamatan di Kabupaten Langkat seperti Salapian, Besitang, Sei Lepan, Batang Serangan, Sawit Seberang, dan Kutambaru juga diperkirakan diguyur hujan lebat.
Di Kabupaten Simalungun, hujan berpotensi terjadi di Tanah Jawa, Hatonduhan, Dolok Panribuan, dan Girsang Sipangan Bolon. Sementara itu, Bandar Pasir Mandoge (Asahan), Lumban Julu (Toba), serta sejumlah kecamatan di Dairi dan Pakpak Bharat turut masuk dalam daftar wilayah terdampak awal.
BMKG juga menyebutkan hujan dapat meluas ke wilayah lain di kawasan Tapanuli, dataran tinggi Karo dan Dairi, hingga wilayah sekitar Danau Toba.
Danau Toba dan Dataran Tinggi Waspada
Perairan Danau Toba menjadi salah satu kawasan yang perlu diwaspadai. Hujan lebat disertai angin kencang berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran dan wisata air.
Selain itu, wilayah perbukitan dan pegunungan seperti di Kabupaten Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, dan Pakpak Bharat memiliki potensi kerawanan tanah longsor apabila hujan berlangsung dengan intensitas tinggi dalam durasi cukup lama.
Sementara itu, perluasan hujan juga diperkirakan menjangkau wilayah perkotaan seperti Pematangsiantar dan Binjai. Di kawasan padat penduduk, risiko genangan air, pohon tumbang, serta gangguan lalu lintas menjadi ancaman yang perlu diantisipasi.
Potensi Dampak dan Imbauan
Hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi menimbulkan:
- Banjir dan genangan di wilayah dataran rendah
- Tanah longsor di kawasan perbukitan
- Pohon tumbang dan kerusakan atap rumah
- Gangguan transportasi darat maupun penyeberangan
- Pemadaman listrik sementara akibat sambaran petir.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada malam hari. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir serta memastikan saluran air di sekitar rumah dalam kondisi baik.
Informasi cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kondisi atmosfer. Masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan resmi dari BMKG untuk mendapatkan informasi terkini.
(bmkg/ai/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Bangunan Pondok Tutup Akses ke Pantai Lubuk Saban Indah, Pemkab Sergai Diminta Turun TanganNEXT ARTICLE
Jembatan Kayu di Kelurahan Sarudik Rusak Lagi





















