Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

BMKG Keluarkan Peringatan Dini! Hujan Lebat Berpotensi Guyur Banyak Wilayah Sumut Sore hingga Malam Ini

Mistar.idKamis, 5 Maret 2026 17.31
journalist-avatar-top
bmkg_keluarkan_peringatan_dini_hujan_lebat_berpotensi_guyur_banyak_wilayah_sumut_sore_hingga_malam_ini

Ilustrasi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini! Hujan Lebat Berpotensi Guyur Banyak Wilayah Sumut Sore hingga Malam Ini. (foto:bmkg/dokumen/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Kamis (5/3/2026) pukul 16.30 WIB.

Dalam informasi terbaru tersebut, sejumlah wilayah diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai sekitar pukul 17.00 WIB.

Kondisi cuaca ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WIB.

Sejumlah Wilayah Diperkirakan Diguyur Hujan Lebat

BMKG menyebutkan hujan berpotensi terjadi lebih dulu di beberapa daerah seperti Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Selain itu, potensi hujan juga terdeteksi di sejumlah wilayah lain seperti Kabupaten Langkat, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Dairi, Kabupaten Mandailing Natal, hingga Kabupaten Nias Selatan.

Beberapa wilayah pegunungan dan dataran tinggi seperti Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Humbang Hasundutan, serta kawasan sekitar Kabupaten Samosir juga masuk dalam daftar daerah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat pada sore hari.

Potensi Meluas Hingga Kota Medan dan Sekitarnya

Tidak hanya wilayah kabupaten, peringatan dini ini juga mencakup beberapa daerah perkotaan.

BMKG memperkirakan hujan berpotensi meluas ke wilayah padat penduduk seperti Kota Medan, Kota Binjai, hingga Kota Padangsidimpuan.

Selain itu, kawasan perairan seperti Danau Toba juga berpotensi mengalami hujan yang disertai angin kencang.

Wilayah lain yang diperkirakan turut terdampak meliputi Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Toba, serta sejumlah daerah di wilayah pantai barat dan kepulauan Nias.

Mengapa Hujan Lebat Sering Terjadi Saat Sore?

Fenomena hujan lebat pada sore hingga malam hari di Sumatera Utara bukanlah hal baru. Secara meteorologis, kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor alam.

Wilayah Sumatera Utara berada di jalur pegunungan Bukit Barisan, yang dapat memicu naiknya massa udara lembap dan membentuk awan hujan.

Selain itu, keberadaan perairan luas seperti Danau Toba turut meningkatkan kelembapan udara di sekitarnya. Saat suhu udara memanas di siang hari, uap air yang terkumpul dapat membentuk awan konvektif yang berkembang menjadi hujan deras pada sore hari.

Bulan Maret juga termasuk periode musim pancaroba, di mana perubahan cuaca bisa terjadi dengan cepat dan intensitas hujan cenderung meningkat.

Warga Diminta Waspada Potensi Dampak Cuaca

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

Hujan lebat yang disertai angin kencang dapat meningkatkan risiko banjir lokal, pohon tumbang, hingga gangguan lalu lintas akibat jarak pandang yang terbatas.

Warga juga disarankan untuk menghindari aktivitas di area terbuka saat terjadi petir serta memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat.

Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan terus memantau pembaruan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

(bmkg/ai/hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN