Jelang Libur Lebaran, Dishub dan Polres Toba Minta SPBU Tertibkan Antrean BBM di Jalinsum

Dinas Perhubungan Kabupaten Toba. (foto:nimrot/mistar)
Toba, MISTAR.ID
Menjelang libur Lebaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Toba dan Polres Toba mengimbau pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Toba untuk membantu mendisiplinkan antrean kendaraan saat melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Dinas Perhubungan Toba, Dicky Tampubolon, mengatakan salah satu penyebab kemacetan saat libur panjang hari besar keagamaan, baik Natal dan Tahun Baru maupun Lebaran, adalah antrean kendaraan yang mengisi BBM di SPBU.
Seluruh SPBU di kabupaten ini berada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Karena itu, saat libur keagamaan dipastikan terjadi kepadatan lalu lintas, sebab jalur tersebut merupakan lintasan menuju beberapa kabupaten/kota sehingga secara otomatis volume kendaraan meningkat drastis.
“Jika badan jalan digunakan pengendara sebagai tempat antrean menunggu giliran mengisi BBM di SPBU, tentu akan menghambat kelancaran lalu lintas, sebab salah satu jalur badan jalan sudah terhalang. Karena itu, perlu kolaborasi dari pihak SPBU untuk menertibkannya,” ujar Dicky.
Hal senada disampaikan Kanit Turjawali Polres Toba, Bripka Johannes Sembiring. Ia mengatakan kerja sama dari operator SPBU sangat dibutuhkan untuk membantu menangani disiplin antrean panjang agar tidak menggunakan badan jalan.
Menurutnya, dari pengalaman sebelumnya, pengendara sering melakukan komplain kepada petugas, baik dari Dishub maupun Kepolisian, karena tidak ada pihak SPBU yang menertibkan antrean panjang tersebut.
“Pengendara selalu mengatakan kepada kami petugas bahwa mereka hanya ingin mengisi BBM. Mengapa polisi dan Dishub terlalu banyak membuat aturan? Di sini perlu kehadiran pihak SPBU untuk menertibkannya,” ucap Johannes, Kamis (5/3/2026).
Kanit Turjawali menegaskan, bukan berarti petugas tidak siap melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan agar arus lalu lintas tetap tertib dan lancar.
“Kami siap 24 jam mengatur dan mengurai kemacetan. Namun, pihak SPBU bantulah kami membuat jalur khusus, seperti jalur sepeda motor dibuat dua baris dan jangan sampai lima atau enam baris di badan jalan. Demikian juga mobil, satu baris jangan sampai dua baris,” tuturnya. (hm27)
BERITA TERPOPULER


















