Kemenag Sumut Sampaikan Data Rumah Ibadah Terdampak Bencana ke Pusat

Kemenag Sumut bersama Komisi C DPRD Kabupaten Tapanuli Utara. (foto: Kemenag Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara (Sumut) telah mendata rumah ibadah yang terdampak bencana banjir dan longsor, November 2025 lalu. Data tersebut juga telah disampaikan ke pemerintah pusat sebagai dasar penyaluran bantuan perbaikan.
Hal itu disampaikan Kakanwil Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi, kepada Komisi C DPRD Kabupaten Tapanuli Utara yang hadir di Ruang Sidang Kanwil Kemenag Sumut, untuk melakukan koordinasi dan konsultasi terkait bantuan rumah ibadah pascabencana di wilayah Tapanuli Utara.
Qosbi mengatakan, Tim Percepatan Penanggulangan Bencana Kemenag Sumut terus memantau perkembangan proses pemulihan pascabencana.
Upaya itu dilakukan melalui pendataan kondisi di lapangan serta aksi cepat tanggap berupa penyaluran bantuan yang sudah dilakukan sejak November 2025.
Ia menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan bantuan bagi rumah ibadah yang terdampak dapat segera direalisasikan.
“Kami juga berkoordinasi dengan daerah agar tanggap cepat mendata rumah ibadah yang rusak total, sedang, dan ringan,” ujar Qosbi didampingi Kabag TU Kanwil Kemenag Sumut, Syafrizal Bancin, Kamis (5/3/2026).
Qosbi juga mengapresiasi langkah DPRD Tapanuli Utara yang melakukan konsultasi dan koordinasi terkait penanganan rumah ibadah pascabencana. Ia berharap pertemuan ini dapat menghasilkan solusi bersama untuk mempercepat pemulihan, khususnya terhadap rumah ibadah dan sekolah keagamaan yang terdampak bencana di wilayah Tapanuli Utara.
Selain itu, ia juga mengharapkan dukungan DPRD Tapanuli Utara untuk menyukseskan program prioritas Kementerian Agama yang dijalankan di daerah tersebut. “Tugas Kementerian Agama saat ini tinggal dua. Pelayanan dan bimbingan keagamaan serta pendidikan agama dan keagamaan,” tuturnya.





















