Binjai Berangsur Pulih dari Banjir, Warga Mulai Kembali Pulang ke Rumah

Sejumlah warga sudah mulai kembali pulang ke rumah dan membersihkan dari lumpur sisa-sisa banjir. (foto: bayu/mistar)
Binjai, MISTAR.ID
Setelah sempat dilanda banjir hebat, kini situasi di Kota Binjai mulai berlangsung pulih. Ketinggian air yang sempat mencapai 2,5 meter hingga merendam hingga ratusan rumah warga, kini sudah berangsur surut, Jumat (28/11/2025).
Bahkan, sebagian warga yang sebelumnya sempat mengungsi, kini sudah pulang kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka sejak pagi sudah mulai membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa material lumpur yang terbawa banjir.
Terdapat beberapa daerah yang paling parah terdampak banjir, seperti Perumahan Berngam dan Kelurahan Setia (Kampung Bonjol) di Kecamatan Binjai Kota dan Kampung Mencirim di Kecamatan Binjai Timur.
Tampak warga dibantu personil BPBD sejak pagi sibuk membersihkan rumah mereka dan bangunan kantor pemerintahan, sekolah serta rumah ibadah (Masjid).
Pantauan di lokasi, genangan lumpur masih terlihat begitu tebal menutupi jalan-jalan di perkampungan tersebut. Barang-barang perabotan seperti kursi, tempat tidur, perlengkapan masak milik warga juga terlihat masih banyak yang berserakan di depan rumah mereka karena kotor.
Warga Binjai, Zulham mengatakan di tempatnya ada beberapa rumah yang alami kerusakan pasca diterjang banjir kemarin, tepatnya berada di Kampung Bonjol, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Barat.
Mereka para warga yang rumahnya alami kerusakan berharap mendapat bantuan dari pemerintah guna dilakukan recovery (perbaikan).
"Kami berharap agar pemerintah mau membantu membetulin rumah-rumah warga yang rusak disini," ujarnya.
Berdasarkan data sementara, jumlah warga terdampak banjir tercatat sebagai berikut, Kecamatan Binjai Selatan 930 KK, 3.191 jiwa, Kecamatan Binjai Kota 3.275 KK, 9.825 jiwa, Kecamatan Binjai Timur 478 KK, 1.617 jiwa, Kecamatan Binjai Utara 557 KK, 2.404 jiwa, dan Kecamatan Binjai Barat 578 KK, 2.312 jiwa.
Sementara itu, Sekdako Binjai, Chairin F Simanjuntak mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring jikalau masih ada warga terdampak banjir yang belum mendapat bantuan.
Chairin mengatakan pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa tempat pengungsian seperti GOR Rambung dan juga ada beberapa tenda darurat untuk proses evakuasi warga.
"Memang kalau semalam ada beberapa warga yang masih mengungsi di Masjid, lalu di rumah keluarganya dan juga di tenda pengungsian. Tapi hari ini karena kondisi banjir sudah berangsur pulih warga pun sudah kembali ke rumahnya masing-masing," ucapnya.





















