Friday, July 10, 2026
home_banner_first
SUMUT

623 PNS Kemenag Sumut Resmi Dilantik, Kakanwil Tekankan Integritas dan Larangan Pungli

Mistar.idKamis, 21 Mei 2026 pukul 17.36 WIB
623_pns_kemenag_sumut_resmi_dilantik_kakanwil_tekankan_integritas_dan_larangan_pungli

Pelantikan PNS di lingkungan Kemenag Sumut. (foto: Humas Kemenag Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara, Ahmad Qosbi, mengingatkan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi 2024 agar menjaga integritas dan tidak mencederai proses rekrutmen yang telah berlangsung secara profesional dan transparan.

Pesan itu disampaikan Ahmad Qosbi usai 623 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut resmi dilantik menjadi PNS secara serentak pada Kamis (21/5/2026).

“Jangan pernah ada yang minta-minta dengan alasan apa pun itu. Mau itu sebagai ucapan terima kasih atau alasan lainnya, jangan pernah ada,” katanya tegas di Aula Kanwil Kemenag Sumut.

Menurutnya, seluruh tahapan pengadaan ASN telah dilaksanakan sesuai aturan, mulai dari proses perencanaan, seleksi, hingga pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan.

“Sebuah proses yang ketat dan tidak mudah. Insya Allah dijamin tidak ada permainan di dalamnya. Insya Allah dapat menghasilkan PNS yang sesuai dan meningkatkan tata kelola pemerintahan serta membawa pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Ahmad Qosbi juga menekankan bahwa sumpah jabatan PNS bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, para ASN diminta menjaga etika profesi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia meminta PNS baru tidak cepat puas setelah resmi diangkat, tetapi terus meningkatkan kompetensi dan berkontribusi bagi kemajuan instansi maupun pembangunan bangsa.

“Terus belajar dan tingkatkan kompetensi. Berikan kontribusi nyata untuk kemajuan instansi serta mewujudkan Kemenag Berdampak,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi antara ASN baru dan ASN senior agar tercipta lingkungan kerja yang saling mendukung dan saling mengingatkan dalam menjalankan tugas.

Ia juga menekankan agar ASN bekerja jujur dan mensyukuri hak yang telah diterima masing-masing.

“Jangan mencari lebih sampai melanggar aturan yang bertentangan dengan undang-undang,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam arahannya menegaskan bahwa menjadi ASN Kemenag berarti menjadi pelayan masyarakat yang bertugas menjaga kehidupan beragama yang rukun dan harmonis.

Ia meminta ASN Kemenag memegang teguh nilai dasar berAKHLAK (Berorientasi Layanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), serta menerapkan prinsip Istiqomah, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, dan Hikmah.

“Jika semua dilakukan, kalian tidak hanya sukses dunia, tetapi juga hingga akhirat,” ujar Nasaruddin.

Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh, juga mengingatkan para PNS baru agar bekerja secara profesional dan solid dengan sesama rekan kerja.

Ia menekankan prinsip 4K dalam bekerja, yakni kecepatan, kemudahan pelayanan, kemanfaatan kebijakan, dan kebahagiaan sebagai orientasi kerja.

Sedangkan Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyebut seleksi CASN Kemenag dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas praktik KKN.

“Tidak ada membeda-bedakan jenis kelamin, suku, agama, ras maupun asal daerah. Kita berharap sistem yang akuntabel ini dapat menciptakan pelayanan publik yang prima,” katanya.

Di Sumut, pelantikan yang dilakukan secara daring dan luring ini tersebar di 11 lokasi, yaitu Aula Kanwil Kemenag Sumut, serta kantor Kemenag Simalungun, Dairi, Asahan, Labuhan Batu, Toba, Padang Lawas, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Nias. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN