Thursday, June 18, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora Akan Direlokasi ke Balairung dan Tampomas

Mistar.idKamis, 18 Juni 2026 18.02
journalist-avatar-top
HH
pedagang_korban_kebakaran_pasar_dwikora_akan_direlokasi_ke_balairung_dan_tampomas

Pedagang mengais puing sisa bagunan kios yang terbakar di kawasan Pasar Dwikora, Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026). (foto: hamzah/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) menyiapkan lokasi sementara bagi para pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan, Kamis (18/6/2026) dini hari.

Sebagai langkah penanganan awal, para pedagang akan direlokasi ke Balairung serta bangunan Tampomas yang berada di kawasan Lorong I Pasar Dwikora agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar, Dedy Idris Harahap, mengatakan pihaknya bersama PD Pasar masih melakukan pendataan dan validasi terhadap pedagang yang terdampak musibah tersebut.

"Hasil kesepakatan sementara dengan PD Pasar, pedagang yang terdampak akan ditempatkan di Balairung dan Tampomas. Saat ini kami juga sedang melakukan validasi data untuk penyaluran bantuan sosial," ujar Dedy.

Selain relokasi, Pemko dan PD Pasar juga akan melakukan pembersihan area kebakaran sebelum membangun kios darurat bagi para pedagang.

"Setelah proses evakuasi dan pemindahan pedagang selesai, kami akan melakukan pembersihan lokasi. Besok kami mulai survei bersama PD Pasar untuk pembangunan kios darurat," katanya.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda Pasar Dwikora yang berada di Jalan Gotong Royong/Jalan Mufakat, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari area dekat kamar mandi di Pintu II Pasar Dwikora yang menghadap Jalan Mufakat.

Direktur Utama PDPHJ Kota Pematangsiantar, Bolmen Silalahi, mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Informasi awal api berasal dari area dekat kamar mandi di Pintu II, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan," ucapnya.

Data sementara menunjukkan sebanyak 311 kios terbakar dan 16 kios lainnya terpaksa dibongkar untuk memudahkan proses pemadaman serta mencegah api meluas. Dengan demikian, total kios yang terdampak mencapai 327 unit.

Kerugian material akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp3,6 miliar. Sementara luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 50 x 100 meter persegi dari total 2.125 kios yang ada di Pasar Dwikora.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN