Libur Sekolah, Hampir 4.000 Kendaraan Padati Penyeberangan Ajibata-Ambarita

Aktivitas bongkar muat KMP di Pelabuhan Ajibata, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba. (foto: Indra/Mistar)
Toba, MISTAR.ID – Arus kendaraan menuju Pulau Samosir melalui lintasan penyeberangan Ajibata-Ambarita melonjak tajam selama libur sekolah 2026.
Periode Jumat (26/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026), 3.920 kendaraan tercatat menggunakan layanan kapal feri PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba.
Lonjakan tersebut menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat menghabiskan masa liburan di Pulau Samosir, salah satu destinasi unggulan di kawasan Danau Toba.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, mengatakan peningkatan arus kendaraan dan penumpang sudah terlihat sejak dimulainya libur sekolah.
"Arus kendaraan dan penumpang menuju Kabupaten Samosir mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga 5 Juli 2026 atau berakhirnya program diskon tarif jasa pelabuhan," ujar Nikson, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, tingginya mobilitas tersebut semakin menegaskan pentingnya transportasi penyeberangan sebagai penghubung utama menuju Pulau Samosir yang merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa libur sekolah, ASDP melakukan penyesuaian pola pelayanan di lintasan Ajibata-Ambarita. Salah satunya dengan menambah jam operasional KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora agar antrean kendaraan tetap terkendali.
"Untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jasa menuju Samosir maupun arus balik, kami telah menyesuaikan pola pelayanan dengan menambah jam operasional KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora sehingga mobilitas masyarakat tetap terjaga," kata Nikson.
Selama periode 26-28 Juni 2026, sebanyak 1.742 unit mobil dan 366 sepeda motor menyeberang dari Pelabuhan Ajibata menuju Pelabuhan Ambarita. Sementara dari arah sebaliknya, tercatat 1.527 mobil dan 285 sepeda motor kembali ke Pelabuhan Ajibata.
Nikson menambahkan, sekitar 98 persen kendaraan yang tiba di pelabuhan keberangkatan telah memiliki tiket sebelum masuk area pelabuhan. Kondisi ini dinilai membantu mempercepat proses pelayanan sekaligus mengurangi antrean kendaraan. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















